Arti Kata "wahadat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wahadat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wahadat

wa·ha·dat ? wahdah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wahadat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "wahadat" dalam Kalimat

1.wahadat didefinisikan sebagai prinsip kesatuan dan kebersamaan dalam Islam.
2.Di majelis agama, uleebalang mengatakan bahwa wahadat adalah dasar dari kehidupan bersama.
3.Pengajian agama membahas pentingnya wahadat dalam menjalin hubungan dengan orang lain.
4.Kegiatan sosial yang berbasis pada wahadat membantu meningkatkan kesadaran akan kebersamaan.
5.Dalam konteks pendidikan Islam, wahadat dianggap sebagai nilai yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.

πŸ“š Artikel terkait kata "wahadat"

Mengenal Kata 'wahadat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "wahadat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata wahadat memiliki makna yang luas dalam konteks historis dan sosial. Secara etimologis, "wahadat" merupakan singkatan dari "waΒ·haΒ·dat" atau "wahdah", yang berarti kesatuan dan persatuan. Dalam konteks sejarah, wahadat sering digunakan untuk menggambarkan semangat persatuan dan kesatuan di kalangan umat Islam, terutama dalam rangkaian peristiwa-peristiwa penting seperti hari Raya Idul Fitri.

Contoh Penggunaan Kata "wahadat" dalam Kalimat yang Alami

Dalam kehidupan sehari-hari, wahadat dapat diterjemahkan menjadi kesatuan dan persatuan. Contoh penggunaannya dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Semangat wahadat harus selalu digelorakan untuk memperkuat ikatan antarumat". Dengan demikian, wahadat menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan dalam masyarakat. Selain itu, wahadat juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti "Kita harus memperkuat wahadat di kalangan masyarakat untuk menghadapi tantangan bersama".

Relevansi Kata "wahadat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, wahadat tetap relevan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks organisasi, wahadat dapat diartikan sebagai kesatuan dan kebersamaan di antara anggota tim. Dengan demikian, wahadat menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama dan membangun kekuatan tim. Dalam konteks sosial, wahadat juga dapat diartikan sebagai kesadaran akan pentingnya kebersamaan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan bersama.