Arti Kata "bahwasanya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bahwasanya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bahwasanya

bah·wa·sa·nya p kata penghubung yg digunakan untuk menguatkan isi atau uraian kata atau kalimat yg di depan; bahwa; sebenarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bahwasanya"

📝 Contoh Penggunaan kata "bahwasanya" dalam Kalimat

1.bahwasanya pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pelayanan publik.
2.bahwasanya pendidikan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kemampuan ekonomi bangsa.
3.bahwasanya konsep demokrasi sangat penting dalam mewujudkan kebebasan dan keadilan masyarakat.
4.bahwasanya kebutuhan akan sumber daya alam harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan ekonomi.
5.bahwasanya peran guru sangat berpengaruh dalam membentuk karakter dan kemampuan siswa.

📚 Artikel terkait kata "bahwasanya"

Mengenal Kata 'bahwasanya' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Penghubung Bahwasanya: Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata bahwasanya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari bahasa Indonesia, digunakan untuk menguatkan isi atau uraian kata atau kalimat yang di depannya. Sejarah kata ini tidak diketahui secara pasti, namun diyakini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada saat itu, kata bahwasanya digunakan sebagai kata penghubung untuk mengindikasikan hubungan antara dua kalimat atau pikiran. Bahwasanya digunakan untuk menguatkan atau mengindentifikasi informasi yang disampaikan. Contohnya, kalimat "Bahwasanya Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia" digunakan untuk menguatkan fakta bahwa Indonesia memang memiliki keistimewaan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dalam konteks ini, bahwasanya berfungsi sebagai kata penghubung yang menghubungkan informasi yang disampaikan dengan kebenaran atau fakta yang ada. Contoh lainnya, "Bahwasanya saya tidak bisa datang ke acara malam ini karena saya sakit" digunakan untuk mengindentifikasi alasan bahwa seseorang tidak bisa datang ke acara. Dalam kalimat ini, bahwasanya berfungsi sebagai kata penghubung yang menghubungkan alasan dengan kondisi yang ada. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bahwasanya sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Contohnya, ketika seseorang bertanya "Bagaimana cara mencapai tujuan saya?" maka jawabannya mungkin seperti ini: "Bahwasanya, kamu harus bekerja keras dan tidak pernah menyerah". Dalam konteks ini, bahwasanya digunakan untuk menguatkan atau mengindentifikasi informasi yang disampaikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata bahwasanya juga digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, dalam pidato atau ceramah, kata bahwasanya sering digunakan untuk menguatkan atau mengindentifikasi informasi yang disampaikan. Dalam konteks ini, bahwasanya berfungsi sebagai kata penghubung yang menghubungkan informasi dengan kebenaran atau fakta yang ada. Dalam kesimpulan, kata bahwasanya adalah kata penghubung yang penting dalam bahasa Indonesia, digunakan untuk menguatkan atau mengindentifikasi informasi yang disampaikan. Dengan demikian, kata bahwasanya memainkan peran penting dalam komunikasi sehari-hari dan budaya Indonesia modern.