Arti Kata "paraplegia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paraplegia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paraplegia

pa·ra·ple·gia /paraplégia/ n kelumpuhan pd kedua belah bagian bawah tubuh, termasuk dua belah kaki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paraplegia"

📝 Contoh Penggunaan kata "paraplegia" dalam Kalimat

1.Penderita paraplegia harus menjalani rehabilitasi fisik untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
2.Para atlit paralimpik yang menderita paraplegia telah membangun komunitas yang solidaritasnya sangat kuat.
3.Keterbatasan fisik karena paraplegia memaksa seseorang untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
4.Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi telah berkembang pesat untuk membantu penderita paraplegia dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
5.Banyak organisasi sosial yang berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang permasalahan kesehatan dan kehidupan penderita paraplegia.

📚 Artikel terkait kata "paraplegia"

Mengenal Kata 'paraplegia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "paraplegia" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "paraplegia" merupakan istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kelumpuhan pada kedua belah bagian bawah tubuh, termasuk dua belah kaki. Dalam konteks sejarah, istilah ini mulai digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan kondisi fisik yang parah akibat cedera otak atau kelainan saraf. Saat ini, kata "paraplegia" sering digunakan dalam konteks rehabilitasi fisik dan psikologis pasien yang mengalami kondisi ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "paraplegia" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Penderita paraplegia harus melakukan terapi fisik secara teratur untuk meningkatkan mobilitasnya." Atau, "Klinik yang terkenal dalam mengobati paraplegia menggunakan metode rehabilitasi yang inovatif." Dalam beberapa kasus, kata "paraplegia" juga digunakan dalam konteks sosial, seperti "Masyarakat harus lebih peduli terhadap penderita paraplegia dan memberikan dukungan yang lebih baik." Kata "paraplegia" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan kesadaran akan pentingnya mendukung pasien yang mengalami paraplegia. Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya yang dilakukan oleh organisasi sosial dan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang mengalami paraplegia. Dengan demikian, kata "paraplegia" bukan hanya sebagai istilah medis, tetapi juga sebagai simbol inspirasi dan motivasi bagi mereka yang mengalami kondisi ini.