Arti Kata "musim lefa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "musim lefa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

musim lefa

waktu tertentu yang berkaitan dengan saat nelayan (pelaut) bekerja di laut: para nelayan Lamalera memburu mangsa selama musim lefa lefa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "musim lefa"

📝 Contoh Penggunaan kata "musim lefa" dalam Kalimat

1.Pada musim lefa, para nelayan memburu ikan di perairan dangkal.
2.Kami harus berhati-hati saat memasuki musim lefa, karena ombaknya sangat besar.
3.musim lefa adalah waktu yang paling baik untuk memancing ikan di laut.
4.Para pelaut profesional memanfaatkan musim lefa untuk mencari keuntungan besar.
5.Dalam budaya Lamalera, musim lefa dianggap sebagai momen spiritual yang istimewa.

📚 Artikel terkait kata "musim lefa"

Mengenal Kata 'musim lefa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "musim lefa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "musim lefa" mungkin tidak familiar bagi sebagian orang, tetapi bagi masyarakat di wilayah Lamalera, Alor, Nusa Tenggara Timur, kata ini memiliki makna yang sangat penting. Secara resmi, **musim lefa** diartikan sebagai waktu tertentu yang berkaitan dengan saat nelayan (pelaut) bekerja di laut. Para nelayan Lamalera memburu mangsa selama **musim lefa lefa**, yaitu periode waktu di mana kondisi laut kondusif bagi mereka untuk menangkap ikan dan lain-lain. **Musim lefa** ini memiliki arti yang lebih dalam, yaitu perpaduan antara keberuntungan, keberanian, dan kemampuan para nelayan dalam menghadapi tantangan laut. Mereka memanfaatkan waktu ini untuk menangkap ikan dan lain-lain, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat. Dalam konteks ini, **musim lefa** bukan hanya sekedar waktu, tetapi juga simbol keberhasilan dan kekuatan nelayan Lamalera. Contoh penggunaan kata **musim lefa** dalam kalimat yang alami adalah: "Para nelayan di Lamalera sangat berharap untuk mencapai **musim lefa** yang baik, sehingga mereka bisa menangkap ikan dan memenuhi kebutuhan keluarga." Atau, "Mereka harus siap dan berlatih keras untuk menangkap ikan selama **musim lefa**." Dalam kedua contoh tersebut, kata **musim lefa** memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan nelayan Lamalera. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **musim lefa** juga memiliki relevansi dengan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks pariwisata, **musim lefa** bisa diartikan sebagai waktu yang tepat untuk menikmati keindahan alam laut dan mengalami kecintaan terhadap laut. Jadi, kata **musim lefa** tidak hanya memiliki makna yang khusus bagi nelayan Lamalera, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dan universal.