Arti Kata "menyubordinasikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menyubordinasikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menyubordinasikan

me.nyub.or.di.na.si.kan Verba (kata kerja) menjadikan subordinasi: ke-kuatan-kekuatan politik yang saling bertarung menyubordinasikan lembaga-lembaga agama yang sebelumnya otonom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menyubordinasikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "menyubordinasikan" dalam Kalimat

1.Pemerintah menyubordinasikan kekuasaan militer untuk tujuan keamanan nasional.
2.Korporasi besar memilih untuk menyubordinasikan kepentingan individu dengan kepentingan komersial.
3.Dalam organisasi yang efektif, setiap anggota menyubordinasikan tujuan pribadi dengan misi tim.
4.Pada abad pertengahan, kekuatan feodal menyubordinasikan hak-hak rakyat dengan kekuasaan militer.
5.Pendidik harus mampu menyubordinasikan pengetahuan pribadi dengan kebutuhan belajar siswa.

📚 Artikel terkait kata "menyubordinasikan"

Mengenal Kata 'menyubordinasikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menyubordinasikan" dalam Konteks Politik dan Sosial

Kata "menyubordinasikan" sering digunakan dalam konteks politik dan sosial untuk menggambarkan proses penempatan suatu lembaga atau kekuatan di bawah kendali atau pengaruh dari kekuatan atau lembaga lain. Dalam sejarah Indonesia, contohnya, kekuatan kolonial Belanda dan kemudian kekuatan politik pemerintah Indonesia seringkali menyubordinasikan lembaga-lembaga agama tradisional untuk mendukung kepentingan kekuatan mereka sendiri.

Penggunaan Kata "menyubordinasikan" dalam Kalimat

Penggunaan kata "menyubordinasikan" dalam kalimat biasanya menunjukkan proses perubahan status atau posisi suatu lembaga atau kekuatan dalam struktur sosial atau politik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: - Pemerintah menyubordinasikan lembaga keuangan untuk mendukung program-program ekonomi nasional. - Parti-pun menyubordinasikan kepentingan pribadi untuk mendukung kepentingan partai. - Perusahaan besar seringkali menyubordinasikan kepentingan lingkungan hidup untuk meningkatkan keuntungan bisnis.

Relevansi Kata "menyubordinasikan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "menyubordinasikan" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks organisasi dan manajemen. Dalam suatu organisasi, misalnya, pimpinan mungkin perlu menyubordinasikan kekuatan atau sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti ketika suatu tradisi atau nilai-nilai etnis menyubordinasikan kepentingan individu untuk kepentingan masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "menyubordinasikan" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam konteks politik, sosial, dan budaya.