Arti Kata "keimaman" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keimaman" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keimaman

ke.i.mam.an Nomina (kata benda) kedudukan (jabatan dan sebagainya) imam; yang ber-hubungan dengan imam: orang yang saleh itu pantas sekali menduduki jabatan keimaman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keimaman"

📝 Contoh Penggunaan kata "keimaman" dalam Kalimat

1.Guru agama Islam di sekolah ini menjabat sebagai keimaman.
2.Pada hari raya Idul Fitri, seluruh warga masyarakat memilih keimaman untuk memimpin shalat.
3.Dia dipercaya oleh komunitasnya untuk menduduki jabatan keimaman di masjid.
4.Pengalaman dan kemampuan beragamannya membuatnya cocok untuk menduduki jabatan keimaman.
5.Di masyarakat, keimaman diharapkan memiliki akhlak yang baik dan dapat dipercaya.

📚 Artikel terkait kata "keimaman"

Mengenal Kata 'keimaman' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keimaman" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "keimaman" merupakan istilah yang memiliki makna yang sangat mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini merujuk pada jabatan atau kedudukan imam, yang merupakan orang yang memiliki ke Salehan dan dipercaya untuk memimpin ibadah dan kegiatan keagamaan. Dalam arti yang lebih luas, keimaman juga dapat diartikan sebagai orang yang memiliki sifat-sifat seperti ke Salehan, kebijaksanaan, dan keadilan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata keimaman masih memiliki relevansi yang sangat kuat. Contohnya, dalam kalimat "Dia dipilih menjadi keimaman karena ke Salehan dan kebijaksanaannya", kata keimaman digunakan untuk menggambarkan jabatan atau kedudukan seseorang yang memiliki sifat-sifat yang diharapkan. Selain itu, dalam kalimat "Dia memiliki pengalaman yang luas sebagai keimaman dan dapat memberikan pandangan yang bijak", kata keimaman digunakan untuk menggambarkan pengalaman dan kemampuan seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata keimaman masih dianggap sangat penting. Banyak orang yang berharap dapat menjadi keimaman yang baik dan dapat memimpin masyarakat dengan ke Salehan dan kebijaksanaan. Oleh karena itu, kata keimaman tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.