Arti Kata "mengetsa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengetsa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengetsa

meng.et.sa membuat gambar, ukiran, dan sebagainya dengan benda tajam pada pelat tembaga yang dilapisi lilin kemudian membiarkan garis-garis yang diperoleh itu terkena korosi cairan asam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengetsa"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "mengetsa" dalam Kalimat

1.Pemuda itu mengetsa lukisan klasik pada lembaran tembaga dengan teknik yang sangat rumit.
2.Pada masa penjajahan, tukang-tukang yang ahli mengetsa gambar-gambar pada tembaga untuk dijadikan dekorasi.
3.Dalam kesenian Jepang, mengetsa adalah salah satu teknik yang sangat populer digunakan pada patung-patung kayu.
4.Dia mempelajari teknik mengetsa di sekolah seni untuk meningkatkan keterampilannya dalam menciptakan karya seni.
5.Pada malam hari, dia mengetsa lukisan di atas kanvas dengan bantuan lilin dan korosi asam untuk menciptakan efek yang unik.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "mengetsa"

Mengenal Kata 'mengetsa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengetsa" - Karya Seni yang Unik

Kata "mengetsa" memiliki makna yang khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti "membuat gambar, ukiran, dan sebagainya dengan benda tajam pada pelat tembaga yang dilapisi lilin kemudian membiarkan garis-garis yang diperoleh itu terkena korosi cairan asam." Proses ini memungkinkan peneliti untuk menghasilkan gambar-gambar yang unik dan menarik. Kata "mengetsa" memiliki latar belakang yang kaya dalam sejarah dan seni di Indonesia. Dalam masa lalu, proses mengetsa digunakan sebagai bentuk ekspresi seni yang unik dan khas. Dengan menggunakan benda tajam dan lilin, seniman dapat menciptakan gambar-gambar yang kompleks dan menarik. Proses ini memerlukan ketelitian dan keterampilan yang tinggi, sehingga membuat mengetsa menjadi salah satu bentuk seni yang dihargai. Contoh penggunaan kata "mengetsa" dalam kalimat yang alami adalah: * "Seniman tersebut menggunakan teknik mengetsa untuk menciptakan gambar-gambar yang unik dan menarik." * "Karya mengetsa tersebut dipamerkan di ruang pameran seni untuk menunjukkan kemampuan seniman." * "Mengenal kata "mengetsa" adalah salah satu cara untuk memahami sejarah dan budaya Indonesia." Kata "mengetsa" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, seni mengetsa telah menjadi salah satu bentuk ekspresi seni yangpopuler di kalangan masyarakat. Dengan demikian, kata "mengetsa" dapat menjadi salah satu kata kunci yang relevan dalam penelitian dan analisis seni.