Arti Kata "habis manis sepah dibuang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "habis manis sepah dibuang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

habis manis sepah dibuang

Peribahasa sesudah tidak berguna lagi, lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi dan sebagainya) Peribahasa setelah tidak berguna atau disukai lagi, lalu dibuang atau dilupakan Peribahasa mengabaikan (menyia-nyiakan) seseorang yang sudah tidak diharapkan apa-apa lagi dari dirinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "habis manis sepah dibuang"

📝 Contoh Penggunaan kata "habis manis sepah dibuang" dalam Kalimat

1.Setelah dia lulus dari SMA, teman masa kecilnya habis manis sepah dibuang.
2.Pemerintah memutuskan untuk menghentikan program bantuan makanan karena sudah habis manis sepah dibuang.
3.Dia masih ingat saat temannya habis manis sepah dibuang setelah ditinggal orang tua.
4.Wajah bekas pacarnya terlihat begitu sedih setelah habis manis sepah dibuang.
5.Dalam sejarah, peradaban kuno yang telah habis manis sepah dibuang karena tidak lagi relevan.

📚 Artikel terkait kata "habis manis sepah dibuang"

Mengenal Kata 'habis manis sepah dibuang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Habis Manis Sepah Dibuang" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "habis manis sepah dibuang" adalah salah satu ungkapan yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan ini memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu menggambarkan seseorang atau sesuatu yang sudah tidak berguna atau disukai lagi, lalu dibuang atau dilupakan. Konsep peribahasa ini telah ada sejak lama dan masih relevan dengan kehidupan modern kita.

Mengapa "Habis Manis Sepah Dibuang" Masih Relevan Hari Ini?

Peribahasa "habis manis sepah dibuang" memiliki makna yang sangat mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam konteks historis, ungkapan ini mungkin digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang sudah tidak berguna lagi dalam masyarakat. Namun, dalam konteks modern, peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi, seperti seseorang yang sudah tidak diharapkan apa-apa lagi dari dirinya, atau barang-barang yang sudah tidak berguna lagi.

Contoh Penggunaan "Habis Manis Sepah Dibuang" dalam Kalimat yang Alami

Begitu seseorang sudah tidak berguna lagi, maka ia akan menjadi seperti "habis manis sepah dibuang". Saya rasa dia tidak lagi perlu dihubungi. Saya tidak ingin seperti "habis manis sepah dibuang" dalam hidup saya, jadi saya selalu berusaha untuk meningkatkan diri saya sendiri. Meskipun dia tidak lagi berguna, saya tidak ingin mengabaikan dia seperti "habis manis sepah dibuang".

Relevansi "Habis Manis Sepah Dibuang" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "habis manis sepah dibuang" masih relevan dengan kehidupan sehari-hari karena menggambarkan situasi yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Dalam kehidupan modern, kita sering menghadapi situasi di mana seseorang atau sesuatu sudah tidak berguna lagi, dan kita harus menghadapinya dengan bijak. Dengan memahami makna peribahasa "habis manis sepah dibuang", kita dapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih bijak dan tidak mengabaikan orang-orang yang sudah tidak berguna lagi.