Arti Kata "gulang-gulang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gulang-gulang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gulang-gulang

gu·lang-gu·lang Mk n dangau; gubuk (di sawah atau ladang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gulang-gulang"

📝 Contoh Penggunaan kata "gulang-gulang" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, masyarakat setempat memilih gubuk sederhana di sawah sebagai tempat tinggal.
2.Pada masa lalu, orang-orang suku Dayak biasanya membangun dangau sebagai tempat persembahyangan.
3.Di pedesaan, banyak penduduk yang tinggal di gubuk kecil di dekat ladang mereka.
4.Pada liburan sekolah, anak-anak melakukan kegiatan ekspedisi ke hutan untuk mencari gu-lang-gu-lang sebagai proyek sekolah.
5.Di pagi hari, dia melihat gubuk kecil di ladang ayahnya yang masih terlihat asri.

📚 Artikel terkait kata "gulang-gulang"

Mengenal Kata 'gulang-gulang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gulang-Gulang" - Inspirasi dalam Kehidupan Pedesaan

Kata "gulang-gulang" adalah istilah yang familiar di kalangan masyarakat pedesaan Indonesia. Dalam arti resmi, gulang-gulang merujuk pada bangunan kecil atau gubuk yang digunakan sebagai tempat tinggal atau penyimpanan di sawah atau ladang. Bangunan kecil ini sering kali dibuat dari bahan-bahan alami seperti kayu atau bambu, dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan sederhana dari petani atau nelayan. Dalam konteks sejarah, gulang-gulang merupakan bagian penting dari kehidupan pedesaan di Indonesia. Bangunan kecil ini sering kali digunakan sebagai tempat berteduh dari hujan, sinar matahari, atau angin kencang. Selain itu, gulang-gulang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang-barang penting seperti benih, pupuk, atau peralatan pertanian. Berikut beberapa contoh penggunaan kata gulang-gulang dalam kalimat yang alami: * Petani itu membangun gulang-gulang di sudut sawahnya untuk menyimpan benih jagung. * Keluarga itu tinggal di gulang-gulang kecil di pinggir sungai, dengan pemandangan alam yang indah. * Petugas desa sedang memperbaiki gulang-gulang yang rusak di ladang milik warga. Dalam kehidupan sehari-hari, gulang-gulang masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam budaya Indonesia, gulang-gulang sering kali dijadikan tempat berkumpul atau beristirahat bersama keluarga atau teman. Selain itu, gulang-gulang juga dapat menjadi inspirasi bagi arsitek atau desainer untuk menciptakan bangunan yang lebih sederhana dan ramah lingkungan.