Arti Kata "yang dikejar tiada dapat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "yang dikejar tiada dapat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

yang dikejar tiada dapat

yang dikejar tiada dapat, yang di.kan.dung berceceran Peribahasa yang sudah ada binasa dan habis, yang dicari tiada dapat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "yang dikejar tiada dapat"

📝 Contoh Penggunaan kata "yang dikejar tiada dapat" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengumumkan bahwa proyek infrastruktur yang dikejar tiada dapat diselesaikan tahun ini.
2.Pelajar mencari jawaban soal ujian yang dikejar tiada dapat, akhirnya meminta bantuan temannya.
3.Pada permainan berburu, hewan yang dikejar tiada dapat dan akhirnya melarikan diri.
4.Seorang peneliti gagal menemukan spesies hewan yang dikejar tiada dapat dalam hutan hujan.
5.Rakyat yang dikejar tiada dapat keadilan, mengadakan demonstrasi untuk menuntut kebenaran.

📚 Artikel terkait kata "yang dikejar tiada dapat"

Mengenal Kata 'yang dikejar tiada dapat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "yang dikejar tiada dapat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "yang dikejar tiada dapat" adalah salah satu peribahasa yang sudah ada di dalam bahasa Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat dalam, yaitu "yang dikejar tiada dapat, yang di.kan.dung berceceran". Dalam konteks sejarah, kata ini muncul sebagai peringatan bagi masyarakat Indonesia tentang pentingnya menghargai apa yang sudah ada dan tidak membuang waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Peribahasa "yang dikejar tiada dapat" sebenarnya memiliki latar belakang yang sangat panjang. Dahulu, masyarakat Indonesia masih menggunakan metode yang lebih tradisional dalam mencari sumber daya alam. Mereka menggunakan peribahasa ini sebagai peringatan agar tidak terlalu bersemangat mencari sesuatu yang tidak ada atau tidak dapat dicapai. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih efektif dalam mencari sumber daya alam yang memang ada dan dapat digunakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "yang dikejar tiada dapat" masih sangat relevan. Contohnya, jika Anda sedang mencari pekerjaan yang tidak ada di pasar, maka Anda tidak perlu terlalu bersemangat mencarinya. Sebaliknya, Anda dapat lebih fokus mencari pekerjaan yang ada dan dapat Anda lakukan. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan untuk mengingatkan diri sendiri untuk tidak membuang waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat.

Contoh Penggunaan Kata "yang dikejar tiada dapat"

- Saya tidak perlu terlalu bersemangat mencari pekerjaan yang tidak ada di pasar, karena saya tahu bahwa pekerjaan yang ada lebih sulit didapatkan. - Jangan membuang waktu mencari sesuatu yang tidak ada, karena itu hanya akan membuat Anda kecewa. - Saya lebih baik fokus mencari sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar, daripada mencari sesuatu yang tidak ada.

Relevansi Kata "yang dikejar tiada dapat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "yang dikejar tiada dapat" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna peribahasa ini, kita dapat lebih efektif dalam mencari sumber daya alam, mencari pekerjaan, dan menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk lebih fokus dan efektif dalam mencapai tujuan.