Arti Kata "tumpak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tumpak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tumpak

tum·pak Mk n 1 kelompok; kumpulan; rumpun (pohon-pohonan, belukar, dsb): -- belukar di seberang sungai itu sudah dipotong; 2 tempat; bidang (yg terdiri atas beberapa bidang kecil);
ber·tum·pak-tum·pak v 1 berkelompok-kelompok: tampaklah awan ~ pd siang hari; 2 bertempat-tempat (tidak rata): gambarmu ini sebetulnya bagus, sayang warna langitnya ~ terang dan gelap;
se·tum·pak n satu tempat; satu bidang: ~ desa; ~ sawah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tumpak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tumpak" dalam Kalimat

1.Penghuninya tinggal berkelompok-kelompok di hutan yang lebat.
2.Pemandangan langit sore hari memang indah, namun beberapa tempat berawan tebal.
3.Peta desa ini menunjukkan beberapa tumpek yang berbeda-beda.
4.Jika kamu melihat dengan saksama, kamu akan menemukan beberapa rumpun bunga yang berbeda dalam satu tempat.
5.Di sawah, para petani bekerja berkelompok-kelompok untuk menggabungkan energi.

📚 Artikel terkait kata "tumpak"

Mengenal Kata 'tumpak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tumpak" - Kelompok, Kumpulan, dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tumpak" memiliki makna umum sebagai kelompok atau kumpulan, baik itu pohon-pohonan, belukar, atau bahkan tempat/tempat yang terdiri atas beberapa bidang kecil. Konsep ini sudah ada sejak lama dan dapat ditemukan dalam berbagai konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata "tumpak" digunakan untuk menggambarkan suatu tempat atau area yang terbentang luas dan berkelompok-kelompok. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tumpak" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Desa ini memiliki beberapa tumpak sawah yang subur dan menghasilkan panen yang melimpah." Atau, "Belukar di seberang sungai itu sudah dipotong, sehingga tidak ada lagi tumpak pohon-pohonan yang menyeramkan." Dalam beberapa kalimat, kata "tumpak" digunakan untuk menggambarkan suatu tempat yang berbeda-beda, seperti "Gambarmu ini sebetulnya bagus, sayang warna langitnya tumpak terang dan gelap." Kata "tumpak" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu tempat yang berbeda-beda, seperti tempat-tempat wisata atau tempat-tempat yang memiliki karakteristik unik. Misalnya, "Kota ini memiliki beberapa tumpak wisata yang menarik, seperti pantai, air terjun, dan bukit-bukit yang indah." Dalam beberapa kasus lain, kata "tumpak" digunakan untuk menggambarkan suatu kelompok atau komunitas yang memiliki tujuan atau misi yang sama. Misalnya, "Kelompok ini memiliki beberapa tumpak anggota yang aktif dan peduli terhadap lingkungan."