Arti Kata "bagai langau di ekor gajah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai langau di ekor gajah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai langau di ekor gajah

Peribahasa selalu tunduk kepada kemauan orang besar atau orang pandai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai langau di ekor gajah"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai langau di ekor gajah" dalam Kalimat

1.Dalam pemerintahan, para pejabat muda harus sebagai langau di ekor gajah dan menerima arahan pimpinan.
2.Karena tidak pandai, dia harus selalu menurut dan tidak boleh berlawanan dengan guru seperti sebagai langau di ekor gajah.
3.Sebagai anggota tim, dia harus bekerja sama dengan pemimpinnya dan tidak melawan, seperti langau di ekor gajah yang tidak pernah melawan gajah.
4.Dalam suatu organisasi, para anggota harus menurut dan mendengarkan pimpinannya seperti langau di ekor gajah yang tidak pernah melawan gajah.
5.Dalam sebuah perusahaan, anak buah harus selalu menurut dan tidak melawan pimpinannya, seperti langau di ekor gajah yang tidak pernah melawan gajah.

📚 Artikel terkait kata "bagai langau di ekor gajah"

Mengenal Kata 'bagai langau di ekor gajah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai langau di ekor gajah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bagai langau di ekor gajah" adalah salah satu peribahasa yang paling populer di Indonesia. Maknanya adalah selalu tunduk kepada kemauan orang besar atau orang pandai. Peribahasa ini berasal dari zaman kuno, ketika gajah digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kebijaksanaan. Orang-orang kecil di zaman itu diharapkan dapat belajar dari kebijaksanaan gajah dan selalu tunduk kepada kemauannya.

Penggunaan Kata "bagai langau di ekor gajah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bagai langau di ekor gajah" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Contohnya, ketika seseorang menolak untuk melakukan apa yang diarahkan oleh atasan mereka, mereka mungkin akan mendengar saran untuk selalu tunduk kepada kemauan orang besar atau pandai. Contoh lainnya adalah ketika seseorang ingin maju dalam karir mereka, tetapi harus menyesuaikan diri dengan kebijaksanaan atasan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan situasi di mana kita harus selalu tunduk kepada kemauan orang lain, terutama di tempat kerja.

Relevansi Kata "bagai langau di ekor gajah" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "bagai langau di ekor gajah" masih sangat relevan dalam budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi, kita sering dihadapkan dengan tantangan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang cepat. Dalam situasi seperti ini, peribahasa ini dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk selalu tunduk kepada kemauan orang lain dan belajar dari kebijaksanaan mereka. Dengan demikian, kita dapat maju lebih cepat dan berhasil dalam karir dan kehidupan pribadi kita.