Arti Kata "warakawuri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "warakawuri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

warakawuri

wa·ra·ka·wu·ri n wanita yg ditinggal mati oleh suaminya (anggota TNI); janda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "warakawuri"

📝 Contoh Penggunaan kata "warakawuri" dalam Kalimat

1.Pemuda itu sangat menyayangi istrinya yang merupakan warakawuri, janda tentara yang telah berjuang untuk negara.
2.Dalam komunitasnya, warakawuri diberikan bantuan sosial dan emosi untuk menghadapi kesedihan.
3.Pengalaman hidup sebagai warakawuri tidaklah mudah, karena harus menghadapi kehilangan pasangan hidup yang telah berjuang.
4.Keluarga mereka seringkali mengalami kesulitan ekonomi karena warakawuri harus menanggung biaya hidup sendirian.
5.Dalam perayaan hari perang, pemerintah seringkali memberikan bantuan khusus untuk warakawuri sebagai tanda apresiasi.

📚 Artikel terkait kata "warakawuri"

Mengenal Kata 'warakawuri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Warakawuri" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "warakawuri" memiliki makna yang mendalam dan kaya dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam arti resmi, warakawuri berarti perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya, yaitu anggota TNI, sehingga menjadi janda. Makna ini terkait erat dengan nilai-nilai kekebalan dan penghargaan terhadap para wanita yang telah kehilangan pasangannya dalam perjuangan nasional.

Sejarah dan Konteks Sosial

Penggunaan kata warakawuri dapat diduga memiliki akar sejarah yang terkait dengan perjuangan nasional Indonesia. Dalam masa perjuangan kemerdekaan, banyak pasangan suami-istri yang saling meninggalkan untuk berjuang melawan penjajah. Ketika suami meninggal, istri yang ditinggal menjadi warakawuri, yaitu perempuan yang harus berjuang sendiri untuk mempertahankan keluarga dan kehidupan. Kata ini menjadi simbol perjuangan dan kekebalan wanita Indonesia.

Penggunaan Kata Warakawuri dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata warakawuri sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, tidak hanya dalam konteks sejarah atau perjuangan nasional. Dalam kehidupan sehari-hari, warakawuri dapat menggambarkan perempuan yang telah kehilangan pasangannya, baik karena kematian, perceraian, atau perubahan status hubungan. Kata ini juga dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi perempuan yang sedang menghadapi kesulitan dalam kehidupan.

Relevansi Warakawuri dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, warakawuri masih memiliki makna yang mendalam dan relevan. Perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya masih dihargai dan dihormati sebagai warakawuri, yaitu perempuan yang telah kehilangan pasangannya dalam perjuangan. Kata ini juga dapat digunakan sebagai simbol kekebalan dan perjuangan wanita Indonesia dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam kehidupan.