Arti Kata "sah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sah

sah 1 v dilakukan menurut hukum (undang-undang, peraturan) yg berlaku: berdasarkan akta notaris, pendirian yayasan itu sudah --; 2 v tidak batal (tt keagamaan): salatnya tetap -- meskipun tidak memakai peci; 3 v berlaku; diakui kebenarannya; diakui oleh pihak resmi: para pelamar harus membawa surat-surat keterangan yg --; karangan untuk media massa harus ditulis dng ejaan yg --; 4 a boleh dipercaya; tidak diragukan (disangsikan); benar; asli; autentik: naskah proklamasi yg dibacakan pd setiap peringatan tanggal 17 Agustus adalah naskah yg --; 5 a nyata dan tentu; pasti: peti ini -- berisi uang;
me·nge·sah·kan v 1 menjadikan (menyatakan, mengakui, dsb) sah: DPR telah - Rancangan Undang-Undang Perkawinan; 2 menyetujui dan menguatkan (perjanjian dsb); membenarkan: pengadilan agama telah - perceraian suami istri itu; 3 menetapkan; memastikan: tim dokter - kematian orang tuanya; 4 meresmikan; memberlakukan: Presiden - pemakaian Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan pd tahun 1972;
pe·nge·sah·an n proses, cara, perbuatan mengesahkan; pengakuan berdasarkan hukum; peresmian; pembenaran: surat pengangkatannya tinggal menunggu - dr kepala kantornya;
ke·sah·an n hal atau keadaan sah (benar, asli, autentik, tidak meragukan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sah" dalam Kalimat

1.Pendirian yayasan itu sudah sah menurut hukum karena akta notaris yang lengkap.
2.Salat saya tetap sah meskipun tidak memakai peci, karena itu bukanlah syarat wajib.
3.Undang-undang tersebut sudah disahkan oleh presiden dan sekarang sudah berlaku.
4.Saya percaya bahwa naskah proklamasi yang dibacakan setiap tahun adalah naskah asli dan sah.
5.Pengadilan agama telah menyetujui perceraian suami istri itu dan mengeluarkan putusan sah.

📚 Artikel terkait kata "sah"

Mengenal Kata 'sah' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Sah: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata "sah" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk mengindikasikan bahwa sesuatu adalah benar, asli, atau autentik. Dalam konteks historis, kata "sah" telah digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam peraturan hukum, keagamaan, dan administrasi. Dalam masyarakat modern, kata "sah" tetap memiliki makna yang relevan dan berguna dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam prakteknya, kata "sah" digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, dalam konteks hukum, "surat keterangan" dianggap **sah** jika ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dalam keagamaan, "salat" dianggap **sah** jika dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan aturan. Dalam konteks lain, "perjanjian" dianggap **sah** jika disetujui oleh kedua belah pihak. Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata "sah" digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu adalah benar, asli, atau autentik. Kata "sah" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks administrasi, "keputusan" dianggap **sah** jika ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dalam konteks ekonomi, "transaksi" dianggap **sah** jika dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan hukum. Dalam konteks sosial, "pernikahan" dianggap **sah** jika dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan aturan. Dalam semua contoh tersebut, kata "sah" digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu adalah benar, asli, atau autentik.