Arti Kata "sahaya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sahaya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sahaya

sa·ha·ya kl 1 n abdi; budak; hamba: raja itu memanggil segala -- nya untuk berkumpul di balairung; 2 pron saya: tugas itu sudah -- kerjakan Tuanku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sahaya"

📝 Contoh Penggunaan kata "sahaya" dalam Kalimat

1.Raja itu memanggil seluruh sahayanya untuk berkumpul di balairung pagi itu.
2.Dia mengatakan bahwa kita semua adalah sahayanya dan harus bekerja sama untuk mencapai tujuan.
3.Dalam agama Budha, seorang biksu dianggap sebagai sahayanya Tuhan ketika ia menjalankan ajaran-ajaran yang diberikan.
4.Di dalam cerita rakyat, seorang prajurit yang pemberani disebut sebagai sahayanya raja karena keberaniannya dalam pertempuran.
5.Pendidik di sekolah sangat dihargai sebagai sahayanya para murid karena telah membantu mereka belajar dan berkembang.

📚 Artikel terkait kata "sahaya"

Mengenal Kata 'sahaya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sahaya" - Abdi, Budak, dan Makna Lainnya

Kata "sahaya" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara historis, kata ini telah digunakan untuk menggambarkan konsep abdi, budak, atau hamba dalam masyarakat kolonial dan feodal. Dalam konteks ini, sahaya merujuk pada orang yang berada di bawah naungan atau kekuasaan seseorang, biasanya dalam bentuk kekerabatan atau hubungan sosial. Kata sahaya juga dapat digunakan sebagai kata ganti untuk mengacu pada diri sendiri, terutama dalam konteks formal atau resmin. Misalnya, "Saya akan menyelesaikan tugas ini sebelum malam hari" atau "Saya telah menerima perintah dari Tuanku untuk melakukan tugas ini". Dalam bentuk ini, sahaya menyimbolkan rasa hormat dan siap menerima tanggung jawab. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sahaya masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Segala sahaya diharapkan untuk hadir dalam acara pernikahan ini" atau "Saya telah meminta bantuan dari sahaya untuk menyelesaikan proyek ini". Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih formal, seperti dalam surat resmi atau pidato. Dalam budaya Indonesia modern, kata sahaya masih memiliki makna yang kaya dan kompleks. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan rasa hormat dan siap menerima tanggung jawab, sedangkan dalam konteks lainnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan hubungan sosial atau kekerabatan yang lebih luas. Dengan demikian, kata sahaya tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan budaya kita.

Kata yang Mirip

sahayanda