Arti Kata "kekat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kekat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kekat

ke·kat n buih (daun-daunan dsb) yg terapung-apung dl air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kekat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kekat" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, kekat sering terlihat di atas permukaan air danau.
2.Dengan menggunakan perangkap kekat, nelayan dapat menangkap ikan hias dengan mudah.
3.Di kebun, para petani harus membersihkan kekat yang menumpuk di atas air sawah.
4.Pada acara festival air, kekat menjadi objek hiburan yang menarik bagi wisatawan.
5.Pada masa lalu, penduduk pedalaman belum mengetahui cara membersihkan kekat yang menumpuk di atas air sungai.

📚 Artikel terkait kata "kekat"

Mengenal Kata 'kekat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kekat" - Inspirasi dari Alam Indonesia

Kata "kekat" adalah istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang digunakan untuk menggambarkan buih atau daun-daunan yang terapung-apung di permukaan air. Dalam konteks historis, kata ini mungkin terdengar sedikit sederhana, namun maknanya sebenarnya sangat luas dan dapat dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari kita.

Contoh Penggunaan Kata "kekat" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat kekat di sungai atau danau, terutama setelah hujan. Misalnya, "Setelah hujan sore tadi, permukaan sungai dipenuhi dengan kekat yang berwarna hijau." Atau, "Di danau, kita dapat melihat kekat yang terapung-apung di permukaan air." Contoh lainnya adalah, "Setelah melihat kekat di sungai, aku teringat akan pentingnya menjaga lingkungan."

Relevansi Kata "kekat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kekat" dapat dipandang sebagai inspirasi kita untuk lebih menghargai keindahan alam Indonesia. Dengan melihat kekat di sungai atau danau, kita dapat memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam dan menghindari polusi. Selain itu, kekat juga dapat dijadikan simbol kehidupan yang sederhana dan alami, yang sangat relevan dengan nilai-nilai budaya Indonesia modern. Dengan demikian, kata "kekat" bukan hanya sekadar istilah, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih peduli terhadap lingkungan.