Arti Kata "persuasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "persuasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

persuasi

per·su·a·si /pérsuasi/ n 1 ajakan kpd seseorang dng cara memberikan alasan dan prospek baik yg meyakinkannya; bujukan halus: mereka percaya dapat meyakinkan orang lain dng -- saja; imbauan; 2 karangan yg bertujuan membuktikan pendapat;
me·mer·su·a·si v membujuk secara halus; meminta agar meyakini: saya menunggu cukup lama mencoba ~ dia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "persuasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "persuasi" dalam Kalimat

1.Sebuah kampanye menggunakan persuasi yang efektif untuk menggalang dana bagi korban bencana.
2.Dia berhasil membujuk temannya untuk membeli tiket pesawat ke destinasi impian mereka.
3.Dalam bukunya, dia menggunakan persuasi yang halus untuk membuktikan teori ekonomi barunya.
4.Sebagai seorang pendidik, dia berusaha menggunakan persuasi yang tepat untuk menyampaikan konsep ilmiah kepada siswanya.
5.Mereka menggunakan persuasi yang cerdas untuk meyakinkan investor untuk membiayai proyek bisnis baru mereka.

📚 Artikel terkait kata "persuasi"

Mengenal Kata 'persuasi' - Inspirasi dan Motivasi

**Mengenal Makna Persuasi: Bujukan Halus dalam Berkomunikasi

Persuasi, sebuah kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, memiliki makna yang lebih dalam daripada sekedar ajakan atau imbauan. Dalam arti resmi, persuasi adalah ajakan kepada seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkannya, serta bujukan halus untuk meminta agar mereka percaya dan setuju. Sejarahnya, persuasi telah digunakan sejak zaman kuno, seperti dalam seni retorika kuno Yunani dan Roma, di mana para filsuf dan orator menggunakan persuasi untuk mempengaruhi pendapat dan keputusan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, persuasi dapat dilihat dalam berbagai konteks. Misalnya, seorang penjual mungkin menggunakan persuasi untuk mempromosikan produknya kepada pelanggan, atau seorang politikus menggunakan persuasi untuk memenangkan dukungan dari masyarakat. Bahkan, dalam hubungan pribadi, persuasi dapat digunakan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pasangan atau keluarga. Sebagai contoh, "Ibu mencoba menggunakan persuasi pada anaknya untuk tidak meninggalkan rumah saat hujan." Atau, "Dia menggunakan persuasi pada rekan kerjanya untuk mendapatkan bantuan dalam proyek baru." Persuasi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, persuasi sering digunakan dalam komunikasi sosial, seperti dalam hubungan keluarga, teman, atau komunitas. Misalnya, seorang ibu mungkin menggunakan persuasi pada anaknya untuk tidak meninggalkan rumah saat hujan, atau seorang teman mungkin menggunakan persuasi pada rekan kerjanya untuk mendapatkan bantuan dalam proyek baru. Dalam konteks ini, persuasi dapat membantu memahami dan memenuhi kebutuhan orang lain, serta membangun hubungan yang lebih harmonis dan efektif. Dalam kesimpulan, persuasi adalah sebuah kata yang memiliki makna yang lebih dalam daripada sekedar ajakan atau imbauan. Dalam kehidupan sehari-hari, persuasi dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam komunikasi sosial, bisnis, atau hubungan pribadi. Dengan memahami makna persuasi, kita dapat menggunakan kemampuan persuasi untuk memahami dan memenuhi kebutuhan orang lain, serta membangun hubungan yang lebih harmonis dan efektif.

Kata yang Mirip

persuasif