Arti Kata "sahayanda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sahayanda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sahayanda

sa·ha·yan·da kl n orang yg diperhamba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sahayanda"

📝 Contoh Penggunaan kata "sahayanda" dalam Kalimat

1.Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW memiliki sahayanda yang setia bernama Ali bin Abi Thalib.
2.Di masa lalu, para sahayanda banyak digunakan sebagai pekerjaan kasar di pertambangan.
3.Pada saat itu, perbudakan masih umum dan banyak orang menjadi sahayanda tanpa memiliki pilihan lain.
4.Para sahayanda ini kemudian menjadi korban eksploitasi dan kekerasan dari pemilik perbudakan.
5.Dalam novel "Wayang Gembel" karya A. Teeuw, tokoh utama adalah seorang sahayanda yang mencari kebebasan dan kemerdekaan.

📚 Artikel terkait kata "sahayanda"

Mengenal Kata 'sahayanda' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sahayanda" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sahayanda" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti sebagai orang yang diperhamba, yang biasanya digunakan dalam konteks sejarah dan budaya. Pada masa lalu, sahayanda seringkali dikaitkan dengan sistem perbudakan yang berlaku di Indonesia. Dalam konteks historis, sahayanda seringkali dianggap sebagai orang yang rendah status dan tidak memiliki kebebasan. Mereka biasanya dipekerjakan sebagai budak atau pekerja paksa, dan tidak memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri. Namun, dengan berkembangnya kesadaran dan perjuangan untuk kebebasan, konsep sahayanda mulai berubah. Menggunakan Kata "sahayanda" dalam Kalimat yang Alami Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sahayanda" dalam kalimat yang alami: - Pada abad ke-19, banyak sahayanda yang bekerja di perkebunan-perkebunan di Jawa. - Sistem perbudakan yang berlaku pada masa lalu membuat banyak orang menjadi sahayanda. - Dalam beberapa budaya, konsep sahayanda masih digunakan sebagai simbol status sosial yang rendah. Relevansi Kata "sahayanda" dalam Kehidupan Sehari-Hari Meskipun konsep sahayanda telah berubah seiring waktu, namun masih ada relevansi yang signifikan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kesempatan, kata "sahayanda" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak adil atau tidak seimbang. Misalnya, jika seseorang bekerja dengan gaji yang sangat rendah dan tidak memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri, maka mereka dapat dikatakan sebagai sahayanda. Dalam budaya Indonesia modern, konsep sahayanda masih digunakan sebagai simbol perjuangan untuk kebebasan dan kesetaraan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks historis dari kata "sahayanda" agar kita dapat menggunakannya dengan tepat dan bijak.