Arti Kata "bercencang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bercencang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bercencang

ber.cen.cang Verba (kata kerja) sudah dicencang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bercencang"

📝 Contoh Penggunaan kata "bercencang" dalam Kalimat

1.Pengajar mengatakan bahwa soal telah bercencang dan tidak perlu dikerjakan lagi.
2.Siswa-siswa itu kebingungan karena soal yang bercencang tidak ada jawabannya.
3.Pengajar memutuskan untuk mengabaikan soal yang bercencang dan langsung berlanjut ke materi berikutnya.
4.Ketika mencari jawaban soal, saya menemukan bahwa jawabannya telah bercencang dan harus diganti.
5.Dalam sistem, perintah yang bercencang tidak dapat dieksekusi karena ada kesalahan logika.

📚 Artikel terkait kata "bercencang"

Mengenal Kata 'bercencang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bercencang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bercencang" adalah sebutan yang sudah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "ber.cen.cang, verba, sudah dicencang". Kata ini mungkin tidak asing lagi bagi orang-orang yang sering membaca bahasa formal, tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui artinya dan konteksnya.

Makna Umum dan Konteks Sejarah

Bercencang berasal dari kata "cencang" yang merupakan suatu instrumen untuk menangkap atau menjerat sesuatu, biasanya hewan. Dalam konteks ini, kata "bercencang" berarti bahwa sesuatu sudah terjebak atau terjerat oleh cencang. Dalam sejarah, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau sesuatu harus menyerah atau tertangkap karena kelemahan atau kesalahan.

Penggunaan Kata dalam Kalimat

Kata "bercencang" dapat digunakan dalam kalimat yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh: "Setelah beberapa hari berusaha melawan, akhirnya hukum itu sudah bercencang dan memenangkan kasusnya." "Karena bercencang dalam permainan, dia harus menerima kekalahan dengan lapang dada." "Setelah beberapa tahun berusaha, akhirnya bisnis itu sudah bercencang dan sukses."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bercencang" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau sesuatu harus menyerah atau tertangkap karena kelemahan atau kesalahan. Misalnya, seseorang yang bercencang dalam permainan dapat dipandang sebagai orang yang tidak beruntung atau tidak berpengalaman. Dalam konteks yang lebih luas, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau sesuatu harus menghadapi konsekuensi dari keputusan atau tindakan mereka. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bercencang" masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam permainan tradisional atau dalam konteks sosial.