Arti Kata "wanti-wanti" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wanti-wanti" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wanti-wanti

wan·ti-wan·ti n pesan yg disampaikan dng sungguh-sungguh agar dilaksanakan oleh yg dipesani; pesan sungguh-sungguh: saya sudah mengingatkannya --;
me·wan·ti-wan·ti v memberi pesan yg disampaikan dng sungguh-sungguh agar dilaksanakan oleh yg dipesani

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wanti-wanti"

📝 Contoh Penggunaan kata "wanti-wanti" dalam Kalimat

1.Kepala sekolah memberikan wanti-wanti kepada siswa untuk menyelesaikan tugas semester sebelum akhir tahun.
2.Pak Budi menerima wanti-wanti dari atasan untuk menyelesaikan proyek yang sudah tertunda.
3.Gubernur memberikan wanti-wanti kepada semua masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
4.Ibu memberikan wanti-wanti kepada anaknya untuk tidak keluar rumah tanpa izin.
5.Dalam novel tersebut, tokoh utama menerima wanti-wanti dari sahabatnya untuk meninggalkan kota tersebut sebelum musuhnya menemukannya.

📚 Artikel terkait kata "wanti-wanti"

Mengenal Kata 'wanti-wanti' - Inspirasi dan Motivasi

Wanti-Wanti: Pesan Sungguh-Sungguh dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pesan sungguh-sungguh yang disampaikan dengan tegas dan tidak ambigu ini telah menjadi bagian integral dari bahasa Indonesia sehari-hari. Kata "wanti-wanti" biasanya digunakan untuk mengingatkan atau menegaskan suatu hal kepada seseorang agar dianggap serius. Dalam konteks historis, kata ini mungkin berasal dari tradisi lisan dan komunikasi verbal yang digunakan masyarakat kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "wanti-wanti" digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika Anda ingin mengingatkan seseorang tentang suatu tanggung jawab atau kewajiban, Anda bisa mengatakan, "Saya sudah memberikan wanti-wanti kepadanya, tapi dia masih belum melakukan apa-apa." Dalam situasi lain, Anda mungkin ingin menegaskan keinginan atau kebutuhan Anda, seperti, "Saya sudah memberikan wanti-wanti kepada rekan-rekan saya bahwa proyek ini harus diselesaikan dalam waktu dua minggu." Dalam budaya Indonesia modern, kata "wanti-wanti" juga memiliki relevansi dalam komunikasi bisnis dan sosial. Dalam dunia bisnis, kata ini digunakan untuk mengingatkan klien atau mitra tentang suatu kewajiban atau tanggung jawab. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk mengingatkan teman atau keluarga tentang suatu kebutuhan atau keinginan. Dengan demikian, kata "wanti-wanti" menjadi bagian penting dalam komunikasi efektif dan efisien dalam kehidupan sehari-hari.