Arti Kata "capek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "capek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

capek

ca·pek /capék/ a cak capai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "capek"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "capek" dalam Kalimat

1.Setelah berjalan kaki selama 10 km, aku merasa capek dan memutuskan untuk istirahat sejenak.
2.Kegiatan olahraga yang intensif dapat membuat tubuh menjadi capek dan lelah.
3.Aku tidak bisa menghadiri pertemuan kerja hari ini karena merasa sangat capek akibat sakit perut.
4.Mahasiswa yang baru saja menerima tugas berat biasanya akan merasa capek dan frustrasi.
5.Setelah memasak selama 2 jam, ibuku merasa capek dan meminta tolong adik perempuannya untuk menggantikan posisinya.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "capek"

Mengenal Kata 'capek' - Inspirasi dan Motivasi

Makna Capek: Mengenal Lebih Dalam tentang Kata yang Memiliki Berbagai Makna

Capek adalah kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks. Makna umum dari kata ini adalah merujuk pada kondisi fisik atau mental yang lelah, lemah, atau tidak berenergi. Konsep ini telah hadir dalam bahasa Indonesia sejak lama, dengan ketentuan bahwa kata "capek" diucapkan sebagai /caยทpek/ atau /cรกpรฉk/ dengan akhiran /a cak capai/. Selain itu, kata ini juga memiliki makna lainnya, seperti merujuk pada hasil atau akibat dari suatu tindakan atau proses yang berulang-ulang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata capek sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya merasa capek setelah berlari selama satu jam," atau "Tugas ini sangat sulit dan membuat saya capek secara mental." Anda juga dapat mendengar orang lain berkata, "Saya capek dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah ini." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata capek digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik atau mental yang lelah. Kata capek memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya kita, banyak orang mengalami kelelahan dan ketidakpuasan dengan gaya hidup yang seringkali berat dan melelahkan. Dengan demikian, kata capek menjadi bagian dari bahasa sehari-hari untuk mengungkapkan perasaan lelah atau tidak berenergi. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan hasil dari proses yang berulang-ulang, seperti pekerjaan yang membosankan atau aktivitas yang monoton.