Arti Kata "pretensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pretensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pretensi

pre·ten·si /préténsi/ n 1 keinginan yg kurang berdasar; 2 perbuatan berpura-pura; 3 alasan yg dibuat-buat; 4 dalih;
ber·pre·ten·si v berpura-pura; berlagak: janganlah suka ~ , sesuaikanlah kata dng perbuatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pretensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "pretensi" dalam Kalimat

1.Ia memiliki pretensi untuk menjadi seorang pengusaha sukses, tetapi belum berhasil.
2.pretensi mereka untuk memiliki properti mewah hanya berbentuk ilusi.
3.Dalam karya sastra, tokoh utamanya memiliki pretensi untuk menjadi seorang pahlawan.
4.Guru mengingatkan siswa agar tidak memiliki pretensi yang tidak masuk akal.
5.Prestasi akademis mereka ternyata tidak sebanding dengan pretensi mereka.

📚 Artikel terkait kata "pretensi"

Mengenal Kata 'pretensi' - Inspirasi dan Motivasi

Pretensi: Makna dan Kaitannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pretensi adalah sebuah kata yang memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, pretensi memiliki empat makna yang berbeda, yaitu keinginan yang kurang berdasar, perbuatan berpura-pura, alasan yang dibuat-buat, dan dalih. Pretensi ini sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya, terutama dalam interaksi sehari-hari. Pretensi memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Dalam bahasa Latin, kata "pretentio" berarti "keinginan" atau "dambaan". Dalam bahasa Indonesia, kata ini mulai digunakan pada abad ke-19 sebagai istilah teknis dalam bidang hukum dan ilmu sosial. Dalam konteks sosial, pretensi sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang berusaha untuk memperoleh sesuatu dengan cara yang tidak sepenuhnya jujur. Berikut beberapa contoh penggunaan kata pretensi dalam kalimat yang alami: * "Dia memiliki pretensi menjadi selebriti, tetapi tidak pernah berhasil." * "Dia hanya berpura-pura senang dengan pretensi bahwa dia suka makanan tersebut." * "Dia menggunakan pretensi bahwa dia sedang sibuk untuk menghindari bertemu dengan teman lamanya." Dalam kehidupan sehari-hari, pretensi sering digunakan dalam berbagai konteks. Dalam hubungan antar manusia, pretensi dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak jujur atau berpura-pura. Dalam konteks bisnis, pretensi dapat digunakan untuk menggambarkan strategi pemasaran yang tidak sepenuhnya jujur. Dalam konteks sosial, pretensi dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, pretensi masih merupakan sebuah konsep yang relevan. Dalam banyak konteks, orang-orang masih menggunakan pretensi untuk mencapai tujuan mereka. Namun, perlu diingat bahwa pretensi dapat menjadi sebuah cara yang tidak jujur untuk mencapai tujuan, dan dapat menyebabkan konflik dalam hubungan antar manusia. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan pretensi dengan bijak dan tidak berlebihan.