Arti Kata "pora" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pora" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pora

po·ra ? pesta

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pora"

📝 Contoh Penggunaan kata "pora" dalam Kalimat

1.pora di desa kami biasanya diadakan setiap tahun sebagai wujud rasa syukur.
2.pora adalah kesempatan bagi masyarakat untuk bersosialisasi dan menumbuhkan kebersamaan.
3.Selama pora, penduduk desa sengaja tidak bekerja untuk beristirahat dan berhibernasi.
4.pora juga merupakan momen untuk mempereratkan hubungan antar warga desa yang telah lama tidak bertemu.
5.pora menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan masyarakat adat di pedalaman hutan.

📚 Artikel terkait kata "pora"

Mengenal Kata 'pora' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pora" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis

Kata "pora" memiliki makna umum sebagai **pesta** yang biasanya diselenggarakan untuk memperingati suatu momentum penting. Pora ini seringkali diadakan sebagai bentuk penghormatan atau rasa syukur masyarakat terhadap keberkahan atau keberuntungan yang telah mereka alami. Dalam sejarah, pora sering dihubungkan dengan perayaan adat istiadat masyarakat tradisional di Indonesia, seperti perayaan **pora** sebagai tanda syukur atas panen yang melimpah.

Contoh Penggunaan Kata Pora

Pora biasanya juga diadakan sebagai bentuk silaturahmi atau pertemuan sosial antar masyarakat. Contohnya, ketika seorang **tokoh masyarakat** mendapatkan penghargaan atau penghormatan, maka dia akan mengadakan pora untuk membagikan kebahagiaan dan keberuntungannya dengan masyarakat sekitar. Selain itu, pora juga sering diadakan sebagai bentuk **penghormatan** kepada leluhur atau tokoh penting yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.

Relevansi Kata Pora dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata pora masih memiliki relevansi penting. Banyak warga Indonesia yang masih mengadakan pora sebagai bentuk **silaturahmi** atau pertemuan sosial. Meskipun dalam era modern ini, cara mengadakan pora telah berubah, namun esensi dan makna pora tetap sama, yaitu sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur terhadap keberkahan atau keberuntungan yang telah diterima.