Arti Kata "pecah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pecah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pecah

pe·cah v 1 terbelah menjadi beberapa bagian: piring yg dipegangnya jatuh dan -- berkeping-keping; 2 retak atau rekah (tt kulit, tanah, dsb): krn musim kemarau yg panjang, tanah persawahan banyak yg --; 3 rusak atau belah kulitnya (dindingnya) hingga isinya keluar (tt telur, ban, bisul, dsb): ban mobil itu -- ketika dipompa; bisulnya sudah -- dan nanahnya keluar; 4 menjadi cair atau bergumpal-gumpal (tt air susu, santan, dsb): air susu yg -- tidak baik untuk diminum; 5 bercerai-cerai (tidak bersatu atau tidak kompak lagi); hilang (tt kepercayaan): partai buruh -- menjadi beberapa partai; 6 tersiar (tt kabar, rahasia): -- kabar bahwa raja akan turun takhta; 7 mulai (tt perang): -- lah perang antara dua negara yg bertetangga itu; 8 kalah (tt perang): rakyat kalang kabut sbg negeri -- perangnya; 9 sember (tt bunyi suara): suaranya tidak baik didengar krn --; 10 kl bubar; usai: kemudian -- lah segala orang yg di dl majelis raja; 11 terkalahkan (tt lawan); tercipta (tt rekor baru): rekor lari 100 m --;
-- menanti sebab, retak menanti belah, pb sekadar menanti kesempatan untuk membalas dendam;
-- baunya baunya merata dan tercium ke mana-mana; -- hati ki hilang keberanian;
ber·pe·cah v terbagi menjadi beberapa kelompok (golongan dsb): di tengah jalan pasukan ~ dua, yg satu ke jurusan utara, yg lain ke jurusan selatan;
ber·pe·cah·an v pecah semua: telur jatuh berhamburan dan ~;
me·me·cah v 1 menjadi pecah-pecah (tt ombak dsb): ombak ~ di pantai; 2 merusak; mengganggu: aku tidak berani ~ suasana yg tenang itu;
me·me·cah·kan v 1 merusakkan dsb hingga pecah: siapa yg ~ piring itu; 2 mengatasi; menyelesaikan: kita harus berusaha untuk ~ setiap masalah yg kita hadapi; 3 membuat menjadi tidak bersatu; mencerai-beraikan: mereka selalu berusaha ~ persatuan kita; 4 membagi-bagi: kita perlu ~ kelompok kerja ini menjadi dua bagian; 5 menyiarkan (kabar, rahasia): siapa yg ~ kabar itu; 6 ki memusingkan (kepala): masalah itu betul-betul ~ kepala, tidak sanggup rasanya aku mengatasinya; 7 ki memekakkan (telinga): suaranya keras dan ~ telinga orang yg mendengarkannya; 8 ki mengungguli (prestasi yg pernah dicapai): ia berhasil ~ rekor dunia dl kejuaraan lempar lembing;
~ (anak) telinga, ki sangat keras (tt bunyi) sehingga memekakkan telinga; ~ otak, ki sukar sekali untuk dipikirkan; sangat membebani pikiran; ~ telur, ki berhasil untuk pertama kalinya mendapat angka (spt dl permainan bulu tangkis, tenis meja);
ter·pe·cah v terbagi; terbelah: rombongan itu ~ menjadi dua;
ter·pe·cah-pe·cah v terpisah-pisah; tercerai-berai; terpecah belah;
pe·cah·an n 1 barang yg sudah pecah (dipecahkan, dicerai-beraikan, dsb); serpihan: ~ kaca; ~ bom; ~ ombak; 2 bilangan yg bukan bilangan bulat: b, d, 0,76
~ berulang pecahan persepuluh, bilangan seluruh atau sebagian selalu berulang dan tidak pernah habis dibagi; ~ lancung pecahan yg tidak sejati; pecahan yg pembilangnya lebih besar dp penyebut: 8/5; 11/10; ~ murni pecahan yg penyebutnya lebih besar dp pembilang; ~ persepuluh pecahan yg penyebutnya sepuluh; ~ seharga pecahan yg mempunyai nilai yg sama;
per·pe·cah·an n keadaan atau perihal berpecah-pecah (berpecah-belah dsb): hal itu jangan sampai menimbulkan ~ dl gerakan nasional;
pe·me·cah n 1 orang yg memecah(kan); 2 alat untuk memecahkan: sudah terbukti bahwa pencuri itu menggunakan martil sbg ~ kaca jendela;
~ masalah pemimpin politik yg pragmatis, modern, dan cenderung bersifat birokratis-teknokratis dl memecahkan persoalan; ~ telur alat untuk memecahkan kulit telur;
pe·me·cah·an n proses, cara, perbuatan memecah atau memecahkan;
ke·pe·cah·an n perihal pecah: sbg seorang peternak, ~ sebutir telur ayam baginya sangat menyedihkan;
~ telur sebutir, ki kerugian kecil yg sangat tidak berarti

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pecah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pecah" dalam Kalimat

1.Kerja sama tim yang kurang baik dapat menyebabkan perpecahan di antara mereka. pecahan air susu yang tidak baik dapat menyebabkan masalah kesehatan pada bayi.

📚 Artikel terkait kata "pecah"

Mengenal Kata 'pecah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pecah" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "pecah" adalah kata yang sangat umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini telah ada sejak masa lalu sebagai kata yang berarti bercerai-cerai, retak, atau rusak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, "kota ini pecah berantakan setelah bencana alam", atau "persatuan tim pecah karena perbedaan pendapat". Kata "pecah" juga dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat seperti "telur pecah ketika jatuh ke lantai", "keramik pecah karena terjatuh", atau "partai politik pecah menjadi dua fraksi". Dalam contoh-contoh tersebut, kata "pecah" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pecah" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika kita mendengar berita bahwa sebuah perusahaan pecah berantakan akibat korupsi, kita dapat merasakan dampaknya pada industri dan ekonomi. Atau, ketika kita melihat sebuah keluarga pecah karena perbedaan pendapat, kita dapat merasakan empati dan ingin membantu mereka untuk memperbaiki situasi tersebut.

Kata "Pecah" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "pecah" juga memiliki relevansi dengan budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, ketika sebuah partai politik pecah menjadi dua fraksi, kita dapat melihat dampaknya pada sistem politik dan pemerintahan. Dalam konteks sosial, kata "pecah" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, ketika sebuah komunitas pecah karena perbedaan pendapat, kita dapat melihat dampaknya pada hubungan antar warga dan kekuatan sosial.

Contoh Penggunaan Kata "Pecah" dalam Kalimat

Kata "pecah" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat seperti "telur pecah ketika jatuh ke lantai", "keramik pecah karena terjatuh", atau "partai politik pecah menjadi dua fraksi". Dalam contoh-contoh tersebut, kata "pecah" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak.

Konotasi Kata "Pecah" dalam Bahasa Indonesia

Kata "pecah" memiliki konotasi yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks positif, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang berubah dan maju. Misalnya, ketika sebuah perusahaan pecah menjadi beberapa bagian, kita dapat melihat dampaknya pada inovasi dan perkembangan. Dalam konteks negatif, kata "pecah" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, ketika sebuah keluarga pecah karena perbedaan pendapat, kita dapat melihat dampaknya pada hubungan antar anggota keluarga.

Relevansi Kata "Pecah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pecah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, ketika sebuah partai politik pecah menjadi dua fraksi, kita dapat melihat dampaknya pada sistem politik dan pemerintahan. Dalam konteks sosial, kata "pecah" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak kompak. Misalnya, ketika sebuah komunitas pecah karena perbedaan pendapat, kita dapat melihat dampaknya pada hubungan antar warga dan kekuatan sosial.

Kata yang Mirip

pecah belah, pecah beling