Arti Kata "bunga desa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bunga desa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bunga desa

perawan (pemudi) yang disenangi pemuda karena kecantikannya di desa tempat tinggalnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bunga desa"

📝 Contoh Penggunaan kata "bunga desa" dalam Kalimat

1.Dalam desa ini, ada seorang bunga desa yang menjadi idaman setiap pemuda.
2.Dia adalah putri dari keluarga kaya, tetapi tetap menjadi bunga desa yang sederhana dan baik hati.
3.Pada festival tahunan desa, bunga desa ini menjadi pusat perhatian dengan kecantikannya yang memukau.
4.Sebagai bunga desa, dia harus menjaga kehormatan keluarganya dan tidak boleh berbuat salah.
5.Pada saat itu, bunga desa tersebut menjadi inspirasi bagi para pemuda di desa untuk menjadi lebih baik dan lebih sukses.

📚 Artikel terkait kata "bunga desa"

Mengenal Kata 'bunga desa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bunga Desa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bunga desa" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, bunga desa merujuk pada seorang pemudi yang disenangi pemuda karena kecantikannya di desa tempat tinggalnya. Konsep ini mungkin tampak sederhana, tetapi memiliki implikasi yang lebih dalam tentang kehidupan sosial dan budaya di pedesaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bunga desa" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecantikan fisik dan keberanian. Contohnya, "Dia adalah bunga desa yang paling cantik di desa kami." Ini menunjukkan bahwa bunga desa bukan hanya seorang pemudi yang disenangi, tetapi juga memiliki sifat yang positif. Contoh lain, "Ibu yang cantik itu sering disebut bunga desa karena kecantikannya yang tidak pernah pudar." Ini menunjukkan bahwa kata bunga desa tidak hanya digunakan untuk pemuda, tetapi juga untuk orang dewasa. Dalam budaya Indonesia modern, konsep bunga desa masih relevan. Banyak orang yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecantikan dan keberanian. Namun, perlu diingat bahwa kata bunga desa juga memiliki implikasi yang lebih dalam tentang kehidupan sosial dan budaya. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kata ini dengan bijak dan menghargai makna yang terkandung di dalamnya.