Arti Kata "epifaring" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "epifaring" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

epifaring

epi·fa·ring /épifaring/ n Ling bagian nasal (dekat rongga hidung) pangkal kerongkongan (faring) yg terletak di atas dan di belakang langit-langit lunak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "epifaring"

📝 Contoh Penggunaan kata "epifaring" dalam Kalimat

1.Baiklah, saya akan membuat lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "epifaring".
2.Pada operasi bedah, dokter harus berhati-hati untuk tidak merusak epifaring pasien yang sedang menjalani tindakan tersebut.
3.Dalam anatomi manusia, epifaring adalah bagian dari sistem pernapasan yang terletak di atas dan di belakang langit-langit lunak.
4.Saat saya menderita pilek, epifaring saya membengkak sehingga sulit untuk menelan makanan.
5.Dalam bidang kedokteran, terutama pada spesialisasi otolaringologis, epifaring seringkali menjadi fokus perhatian dalam diagnosa penyakit.

📚 Artikel terkait kata "epifaring"

Mengenal Kata 'epifaring' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "epifaring" dalam Fisiologi Tubuh

Kata epifaring mungkin belum familiar bagi banyak orang, tetapi pada kenyataannya, struktur ini memiliki peran penting dalam fisiologi tubuh. Secara resmi, epifaring adalah bagian nasal yang terletak di atas dan di belakang langit-langit lunak, dekat dengan rongga hidung dan kerongkongan (faring). Dalam beberapa konteks, epifaring juga disebut sebagai pangkal faring. Dalam konteks historis dan sosial, epifaring seringkali dianggap sebagai bagian yang tidak terlalu penting dalam sistem pernapasan. Namun, pada kenyataannya, epifaring berperan besar dalam menjaga keseimbangan tekanan udara di antara rongga hidung dan faring. Hal ini sangat penting untuk menghindari masalah pernapasan seperti bronkitis atau asma. Berikut beberapa contoh penggunaan kata epifaring dalam kalimat yang alami: * "Pengobatan bronkitis harus memperhatikan kondisi epifaring pasien, karena bagian ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan tekanan udara." * "Orang dengan masalah pernapasan harus menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan gangguan pada epifaring, seperti menghirup udara yang kotor atau berada di tempat yang terlalu panas." * "Dalam beberapa kasus, epifaring dapat rusak karena cedera atau infeksi, yang dapat menyebabkan masalah pernapasan serius." Dalam kehidupan sehari-hari, epifaring seringkali tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Namun, penting untuk memahami peran pentingnya dalam menjaga keseimbangan tekanan udara di antara rongga hidung dan faring. Dengan demikian, kita dapat lebih siap dalam menghadapi masalah pernapasan yang mungkin terjadi.