Arti Kata "bahara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bahara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bahara

ba·ha·ra kl n 1 muatan; 2 satuan ukuran berat yg ukurannya tidak tetap bergantung pd barang yg ditimbang: agar-agar se -- (= 12 pikul); kayu cendana se -- (= 6 pikul); teripang se -- (= 3 pikul); emas se -- (= 10 kati atau 7,5 kg)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bahara"

📝 Contoh Penggunaan kata "bahara" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, pedagang menjual ikan segar sebahara untuk harga murah.
2.Pengukuran berat barang dagangan di pasar biasanya menggunakan satuan bahara untuk memudahkan perhitungan.
3.Muatan kapal berisi barang-barang komoditas seperti padi, gula, dan tekstil dapat diukur dalam bahara.
4.Dalam sistem pengukuran tradisional, bahara digunakan untuk mengukur berat emas dan perak.
5.Perdagangan barang-barang di pasar tradisional sering menggunakan satuan bahara sebagai acuan harga.

📚 Artikel terkait kata "bahara"

Mengenal Kata 'bahara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bahara" dalam Berbagai Konteks

Kata "bahara" seringkali digunakan dalam berbagai konteks, terutama dalam bidang perdagangan dan komersial. Dalam arti resmi, "bahara" mengacu pada satuan ukuran berat yang tidak tetap bergantung pada barang yang ditimbang. Dalam praktiknya, "bahara" digunakan untuk mengukur berat barang-barang seperti agar-agar, kayu cendana, teripang, dan emas. Contoh Penggunaan Bahara dalam Kalimat Bahara tidak hanya digunakan dalam konteks perdagangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita dapat mengatakan bahwa "kayu cendana dijual dalam bahara 6 pikul". Atau, "emas diukur dalam bahara 10 kati atau 7,5 kg". Jadi, bahara menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam transaksi jual-beli. Relevansi Bahara dalam Budaya Indonesia Modern Dalam budaya Indonesia modern, bahara masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam perdagangan, bahara digunakan untuk mengukur berat barang-barang yang dikirim atau diterima. Dalam industri, bahara digunakan untuk mengukur berat bahan baku atau produk jadi. Dengan demikian, bahara menjadi sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.