Arti Kata "handaruan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "handaruan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

handaruan

han·da·ru·an Sd a keras (tt bunyi) sekali sampai menimbulkan pantulan suara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "handaruan"

📝 Contoh Penggunaan kata "handaruan" dalam Kalimat

1.Pada saat musim hujan, suara deruan air hujan terdengar handaruan di atas atap rumah.
2.Kata "handaruan" sangat umum digunakan dalam kalimat sehari-hari untuk menggambarkan suara yang keras dan menimbulkan pantulan suara.
3.Dalam novel karya penulis paling populer, suara handaruan badai membuat para karakter merasa takut.
4.Pada saat pertandingan sepak bola, terdengar suara handaruan penonton yang mendukung tim mereka.
5.Dalam pelajaran IPA, siswa belajar tentang fenomena handaruan suara yang terjadi pada saat gelombang suara bertabrakan dengan benda padat.

📚 Artikel terkait kata "handaruan"

Mengenal Kata 'handaruan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Handaruan" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "handaruan" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, terutama bagi yang tidak terbiasa dengan kosakata linguistik atau budaya lama. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan unik dalam konteks bahasa Indonesia. Secara harfiah, "handaruan" berarti "suara keras" atau "bunyi yang kuat" yang dapat menimbulkan pantulan suara. Dalam sejarahnya, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "handweren", yang berarti "mengeras" atau "menjadi keras".

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "handaruan" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Suara musik yang handaruan membuat saya merasa gembira." - "Pembangunan jalan yang baru menimbulkan suara handaruan yang mengganggu penduduk sekitar." - "Dengan penggunaan peralatan yang canggih, suara handaruan dapat diminimalkan."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "handaruan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa tradisi, suara handaruan digunakan sebagai alat komunikasi atau sebagai cara untuk menunjukkan kekuatan. Misalnya, dalam festival-festival tradisional seperti Gareng Gunung Lawung, suara handaruan digunakan sebagai cara untuk menghubungkan dengan roh-roh leluhur. Dengan demikian, kata "handaruan" tidak hanya memiliki makna yang spesifik, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.