Arti Kata "imitasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "imitasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

imitasi

imi·ta·si n tiruan; bukan asli: kalung -- , kalung yg dibuat bukan dr emas, tetapi warnanya menyerupai emas; sastra -- , karya sastra tiruan (secara sengaja) dr karya sastra lain;
meng·i·mi·ta·si v meniru: anak-anak bisa ~ perilaku, tetapi tidak bisa memahami makna sebenarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "imitasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "imitasi" dalam Kalimat

1.Dalam industri fashion, produk imitasi seringkali dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan produk asli.
2.Tiruan suara burung merpati dibuat untuk meniru suara aslinya, tetapi tidak seindah dan tidak seheboh.
3.Karya sastra dianggap sebagai imitasi besar jika berhasil meniru gaya dan bahasa penulis asli.
4.Pada masa lalu, imitasi perilaku orang tua dilakukan oleh anak-anak untuk meniru sikap mereka, tetapi tidak selalu berhasil.
5.Ketika mengikuti kontes musik, band lokal tidak bisa bersaing dengan band yang melakukan imitasi lagu-lagu populer sebaik band asli.

📚 Artikel terkait kata "imitasi"

Mengenal Kata 'imitasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Imitasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "imtasi" berasal dari kata bahasa Latin "imitatio", yang berarti "meniru" atau "mengadopsi". Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki dua makna utama: sebagai kata benda yang merujuk pada sesuatu yang tiruan atau tidak asli, dan sebagai kata kerja yang berarti meniru atau mengadopsi sesuatu. Dalam konteks sejarah, kata "imtasi" telah digunakan dalam bidang sastra untuk menggambarkan karya sastra yang diadaptasi atau diimprovisasi dari karya sastra lain. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti menciptakan karya yang lebih asli atau untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Contoh Penggunaan Kata "Imitasi" dalam Kalimat

Kata "imtasi" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan suatu fenomena. Misalnya: * Produk **imtasi** yang sering dijumpai di pasar modern dapat menipu mata dengan desain yang menyerupai produk asli. * Pengarang novel **imtasi** sering dihujat oleh kritikus karena dianggap tidak memiliki nilai kreatif yang tinggi. * Anak-anak bisa **mengimitasi** perilaku orang dewasa, tetapi tidak bisa memahami makna sebenarnya dari aksi mereka.

Relevansi Kata "Imitasi" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "imtasi" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam dunia fashion, produk **imtasi** dapat menipu mata dengan desain yang menyerupai produk asli. Namun, hal ini juga dapat menjadi masalah karena produk **imtasi** dapat merusak reputasi merek asli. Dalam budaya Indonesia modern, kata "imtasi" juga dapat ditemukan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam dunia hiburan, penggunaan lagu **imtasi** dapat menjadi kontroversi karena dianggap melanggar hak cipta. Dengan demikian, kata "imtasi" memiliki makna yang kompleks dan relevan dalam berbagai konteks. Dari sastra hingga fashion, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan suatu fenomena yang meniru atau tidak asli.