Arti Kata "kaparat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kaparat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kaparat

ka·pa·rat ? 1kafarat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kaparat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kaparat" dalam Kalimat

1.Dalam upacara hukum Islam, dikenal adanya kafarat sebagai pembayaran kepada orang yang telah melakukan kesalahan.
2.Dalam pelajaran agama di sekolah, guru menjelaskan tentang pentingnya melakukan kafarat jika seseorang telah berdosa.
3.Dalam bahasa Arab, kata "kafarat" memiliki makna yang sama dengan kata "kaparat" dalam bahasa Indonesia.
4.Sebagai bentuk rasa bersalah, dia ingin melakukan kafarat untuk menghindari hukuman dari Allah.
5.Dalam upaya memulihkan hubungan dengan masyarakat, ia menawarkan untuk melakukan kafarat sebagai bentuk pengampunan.

πŸ“š Artikel terkait kata "kaparat"

Mengenal Kata 'kaparat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kaparat" - Inspirasi dari Konteks Sejarah

Kata "kaparat" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini diartikan sebagai 'kaΒ·paΒ·rat ? 1kaΒ·faΒ·rat' yang merupakan istilah yang digunakan dalam konteks hukum Islam. Konsep ini erat kaitannya dengan hukum syariah dan merupakan salah satu aspek penting dalam agama tersebut. Sejarah kata "kaparat" bermula dari era kolonial Belanda di Indonesia. Pada masa itu, para penulis dan sarjana Islam di Indonesia mulai memperkenalkan konsep "kaparat" sebagai bagian dari hukum Islam yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, kata "kaparat" menjadi istilah yang tercatat dalam kamus bahasa Indonesia dan digunakan dalam konteks keagamaan. Kaparat dalam Konteks Hukum Islam Kata "kaparat" sering digunakan dalam konteks hukum Islam untuk menjelaskan tentang aturan yang harus dijalankan oleh umat Islam. Contohnya, dalam kalimat "Pembayaran kaparat harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan," kata "kaparat" digunakan untuk menjelaskan tentang aturan yang harus diikuti oleh umat Islam. Dalam prakteknya, kata "kaparat" sering digunakan dalam berbagai kalimat seperti "Pengadilan Islam menggunakan kaparat sebagai dasar hukum untuk memutuskan kasus," atau "Pembayaran kaparat adalah wajib bagi siapa pun yang melakukan kejahatan." Kaparat dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "kaparat" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keagamaan. Dalam banyak tempat, kata "kaparat" digunakan sebagai bagian dari doa dan ritual keagamaan. Contohnya, dalam kalimat "Aku berdoa agar diberi ampunan dari kaparat yang telah aku lakukan," kata "kaparat" digunakan untuk menjelaskan tentang dosa yang telah dilakukan oleh seseorang. Dengan demikian, kata "kaparat" memiliki makna yang sangat kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari konteks sejarah hingga kehidupan sehari-hari, kata "kaparat" menjadi istilah yang relevan dan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.