Arti Kata "pereh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pereh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pereh

pe·reh /peréh/ a, ter·pe·reh-pe·reh a (terhuyung-huyung) lelah sekali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pereh"

📝 Contoh Penggunaan kata "pereh" dalam Kalimat

1.Ketika pekerjaan yang harus diselesaikan menguras energi, saya merasa pereh setelah seharian berjalan di atas tanah yang berat.
2.Sebagai atlet, dia merasa pereh setelah lari sepanjang 42 kilometer dalam kompetisi maraton.
3.Pada saat itu, saya merasa pereh secara fisik dan mental setelah menyelesaikan proyek yang sulit.
4.Seorang ayah yang baru saja menanggung anaknya sendiri merasa pereh karena harus mengurus segala kebutuhan sehari-hari.
5.Setelah menyelesaikan tugas yang sulit dan menunggu jadwal penerbangan yang mundur, saya merasa pereh dan sangat lelah.

📚 Artikel terkait kata "pereh"

Mengenal Kata 'pereh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pereh" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis Kata "Pereh"

Kata "pereh" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas, tetapi dalam konteks resmi, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang merasa sangat lelah sekali hingga terhuyung-huyung. Dalam sejarah, kata ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik dan mental seseorang yang telah melakukan aktivitas yang sangat berat dan lama. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang telah bekerja keras dan membutuhkan istirahat yang cukup.

Contoh Penggunaan Kata "Pereh" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pereh" dalam kalimat yang alami: - Setelah melakukan pekerjaan yang sangat berat, aku merasa pereh dan membutuhkan istirahat yang cukup. - Setelah berlari selama 30 menit, teman saya merasa pereh dan memutuskan untuk beristirahat. - Dalam pekerjaan yang sangat membutuhkan kekuatan fisik, seringkali orang-orang merasa pereh dan membutuhkan dukungan dari rekan kerja.

Relevansi Kata "Pereh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pereh" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari karena menggambarkan kondisi seseorang yang telah melakukan aktivitas yang sangat berat. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang telah bekerja keras dan membutuhkan istirahat yang cukup. Oleh karena itu, penting untuk mengenali kata "pereh" dan memahami maknanya agar dapat menggunakannya dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari.