Arti Kata "tripartit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tripartit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tripartit

tri·par·tit n tiga pihak: lembaga -- daerah berintikan pemerintah (gubernur), pengusaha (Kadin), dan pekerja (SPSI)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tripartit"

📝 Contoh Penggunaan kata "tripartit" dalam Kalimat

1.Pemerintah daerah harus membangun hubungan tripartit yang sehat dengan pengusaha dan pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
2.Dalam konferensi tripartit, pemerintah, Kadin, dan SPSI mencapai kesepakatan tentang pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
3.Hubungan tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri.
4.Pada kesempatan tersebut, ketiga pihak yaitu pemerintah, Kadin, dan SPSI bersama-sama membahas tentang pelaksanaan kebijakan pemerintah.
5.Dalam pelatihan tripartit, peserta belajar tentang pentingnya kerja sama dan komunikasi efektif dalam suatu tim.

📚 Artikel terkait kata "tripartit"

Mengenal Kata 'tripartit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tripartit" - Inspirasi dari Kerja Sama Berbagai Pihak

Sejarah dan Makna

Kata tripartit dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu tiga pihak: lembaga, daerah, dan pemerintah berintikan, pengusaha (Kadin), dan pekerja (SPSI). Konsep ini muncul sebagai cara untuk meningkatkan kerja sama dan efisiensi dalam berbagai bidang, seperti ekonomi dan pemerintahan. Dalam sejarah, tripartit sering digunakan sebagai model untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang kompleks, terutama di negara-negara Eropa.

Contoh Penggunaan

Tripartit sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam perundingan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyelesaikan masalah konflik kerja. Misalnya, ketika pemerintah ingin meningkatkan upah minimum gaji, tripartit dapat membantu menemukan solusi yang adil bagi semua pihak. Dalam konteks lain, tripartit dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan ekonomi, dengan melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam proses pengambilan keputusan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tripartit memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, tripartit dapat digunakan sebagai model untuk meningkatkan kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. Dengan demikian, tripartit dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan.