Arti Kata "cuci-maki" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cuci-maki" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cuci-maki

cu·ci-ma·ki ? caci-maki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cuci-maki"

📝 Contoh Penggunaan kata "cuci-maki" dalam Kalimat

1.Di sekolah, guru memberikan contoh sanksi yang tegas dengan cara cuci-maki kepada siswa yang tidak mengikuti aturan.
2.Pada acara festival, seorang penghibur melakukan cuci-maki kepada penonton untuk menambah suasana kegembiraan.
3.Dia sangat marah setelah temannya melakukan caci-maki kepadanya di depan umum.
4.Saat itu, pelatih tim sepak bola memaksa pemain yang tidak berdisiplin untuk melakukan cuci-maki sebagai hukuman.
5.Di zaman dahulu, peristiwa cuci-maki antar suku sering terjadi karena perbedaan kebiasaan dan tradisi.

📚 Artikel terkait kata "cuci-maki"

Mengenal Kata 'cuci-maki' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cuci-maki" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata cuci-maki memiliki makna yang unik dan khas. Kata ini sering digunakan dalam konteks perkelahian atau konflik fisik, terutama dalam budaya Jawa. Secara historis, cuci-maki juga terkait dengan tradisi perkelahian yang melibatkan tangan kosong, biasanya antara dua orang atau lebih. Kegiatan ini sering disebut sebagai caci-maki, yang merupakan bentuk dari hiburan atau tontonan bagi masyarakat. Tidak hanya dalam konteks budaya tradisional, kata cuci-maki juga digunakan dalam berbagai kalimat alami. Misalnya, "Dia harus rela mengalami cuci-maki dari lawannya dalam pertandingan sepak bola," atau "Kita harus siap menerima cuci-maki dari teman-teman kita karena kita salah dalam permainan." Dalam contoh-contoh ini, kata cuci-maki digunakan untuk menggambarkan situasi yang menantang atau tidak nyaman. Dalam kehidupan sehari-hari, kata cuci-maki dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam berita atau artikel. Misalnya, "Pemain sepak bola yang menerima cuci-maki dari lawannya karena perilakunya yang tidak sportif." Atau, "Kita harus siap dalam menghadapi cuci-maki dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pekerjaan dan hubungan sosial." Dalam contoh-contoh ini, kata cuci-maki digunakan untuk menggambarkan situasi yang menantang atau tidak nyaman.