Arti Kata "tak boleh bertemu roma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tak boleh bertemu roma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tak boleh bertemu roma

Peribahasa selalu berselisih (bertengkar dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tak boleh bertemu roma"

📝 Contoh Penggunaan kata "tak boleh bertemu roma" dalam Kalimat

1.Dalam hubungan pernikahan, tak boleh bertemu roma jika pasangan sudah sering bertengkar.
2.Sejak pertama bertemu, mereka tak boleh bertemu roma karena sifatnya yang berbeda.
3.Dalam organisasi, tim tidak boleh bertemu Roma jika tidak bisa bekerja sama dengan efektif.
4.Pernah suatu saat, keduanya tak boleh bertemu roma karena sifatnya yang sangat berlawanan.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, tak boleh bertemu roma jika kita tidak ingin kehilangan hubungan yang baik.

📚 Artikel terkait kata "tak boleh bertemu roma"

Mengenal Kata 'tak boleh bertemu roma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tak Boleh Bertemu Roma" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tak boleh bertemu roma" adalah salah satu peribahasa yang sangat populer di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna umum yang menyatakan bahwa seseorang yang selalu berselisih, bertengkar, dan sebagainya tidak akan pernah bersatu atau bertemu. Konsep ini muncul karena semakin sering dua orang atau lebih berbantah, maka semakin sulit untuk mencapai kesepakatan atau memahami sudut pandang yang berbeda. **Makna dan Konteks Historis** Peribahasa "tak boleh bertemu roma" memiliki latar belakang yang menarik. Kata "roma" sendiri berasal dari nama kota Roma, yang dikenal sebagai pusat peradaban kuno yang maju. Dalam konteks ini, "roma" digunakan sebagai metafora untuk kehidupan yang harmonis, damai, dan sejahtera. Jadi, peribahasa ini sebenarnya mengingatkan kita bahwa jika kita selalu berselisih dan bertengkar, maka kita tidak akan pernah mencapai kehidupan yang damai dan sejahtera. **Contoh Penggunaan dalam Kalimat** Contoh penggunaan peribahasa "tak boleh bertemu roma" dapat dilihat dalam kalimat berikut: - Pasangan suami istri itu selalu berselisih dan bertengkar, jadi mereka tidak akan pernah bertemu di "roma" yang damai. - Dua sahabat itu memiliki pendapat yang berbeda, sehingga mereka tidak bisa berbicara secara harmonis dan tidak akan pernah bertemu di "roma" yang sejahtera. **Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari** Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "tak boleh bertemu roma" masih sangat relevan. Kita sering melihat orang-orang yang selalu berselisih dan bertengkar, sehingga mereka tidak bisa mencapai kesepakatan atau memahami sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, kita harus lebih bijak dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, agar kita bisa mencapai kehidupan yang harmonis dan sejahtera.