Arti Kata "majedub" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "majedub" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

majedub

ma·je·dub n 1 manusia pilihan Tuhan yg merasa bahwa Tuhan selalu berada di sisinya (dl ilmu tasawuf); 2 orang yg sakit ingatan krn terlalu berat memikirkan masalah agama (suluk dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "majedub"

📝 Contoh Penggunaan kata "majedub" dalam Kalimat

1.Orang tersebut dianggap sebagai majedub karena selalu merasa dirinya berada di bawah perlindungan Tuhan.
2.Dalam kisah silam, seorang wali yang termasuk golongan majedub dianggap memiliki kekuatan istimewa.
3.Dia merasa dirinya sebagai majedub, sehingga selalu meminta petunjuk dari Tuhan dalam setiap keputusannya.
4.Dalam konteks tasawuf, seorang majedub diharapkan dapat mencapai tingkat kesempurnaan spiritual yang tinggi.
5.Masyarakat setempat menduga bahwa dia menjadi majedub karena sering melakukan ibadah malam-malam dan berpuasa.

📚 Artikel terkait kata "majedub"

Mengenal Kata 'majedub' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Majedub" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "majedub" memiliki makna yang unik dan kaya. Secara resmi, "majedub" didefinisikan sebagai manusia pilihan Tuhan yang merasa bahwa Tuhan selalu berada di sisinya, yang merupakan salah satu konsep dalam ilmu tasawuf. Namun, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti orang yang sakit ingatan karena terlalu berat memikirkan masalah agama. Penggunaan kata "majedub" dalam kalimat alami dapat dilihat dari beberapa contoh berikut. Seorang ulama mungkin mengatakan, "Saya merasa diri saya adalah majedub yang selalu mendapat petunjuk dari Tuhan dalam menghadapi tantangan hidup." Atau, seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental mungkin mengatakan, "Saya merasa seperti majedub yang terlalu berat memikirkan masalah agama dan akhirnya mengalami sakit ingatan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "majedub" memiliki relevansi yang signifikan. Di Indonesia, banyak orang yang mengikuti agama Islam dan mencari inspirasi dan motivasi untuk menghadapi hidup. Mereka mungkin mencari petunjuk dari Tuhan dalam menghadapi tantangan hidup, dan kata "majedub" menjadi representasi dari kepercayaan tersebut. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti mencari inspirasi dan motivasi untuk menghadapi masalah kesehatan mental. Dalam budaya Indonesia modern, kata "majedub" memiliki makna yang unik dan kaya. Mereka yang mengikuti agama Islam dapat menggunakan kata ini sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghadapi hidup, sementara yang lain dapat menggunakan kata ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara hidup dan agama. Dengan demikian, kata "majedub" menjadi salah satu kata yang memiliki makna yang unik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.