Arti Kata "kelelot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelelot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelelot

ke·le·lot /kelélot/ v, ber·ke·le·lot v menjulurkan lidah;
me·nge·le·lot·kan v menjulurkan lidah (untuk mengejek dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelelot"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelelot" dalam Kalimat

1.Anak kecil di tempat bermain menjulurkan lidah kelelot saat mengejek temannya.
2.Ibu mengingatkan anaknya untuk berkelelot dan tidak perlu mengejek teman.
3.Dalam budaya suku adat, kelelot dianggap sebagai tanda hormat kepada orang tua.
4.Anak-anak di sekolah melakukan kegiatan berkelelot untuk menghilangkan stres.
5.Dalam pertunjukan teater, aktor melakukan kelelot untuk menunjukkan ekspresi yang lucu.

📚 Artikel terkait kata "kelelot"

Mengenal Kata 'kelelot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelelot" - Menjulurkan Lidah dengan Kreativitas

Kata "kelelot" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, "kelelot" berasal dari kata dasar "lelot" yang berarti menjulurkan lidah. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan dalam situasi yang santai atau bahkan mengejek. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari suara lidah yang menjulur saat berbicara atau menyampaikan pesan.

Contoh Penggunaan Kata "kelelot" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelelot" sering digunakan dalam kalimat yang mengejek atau menyindir. Misalnya, "Dia kelelot saat mendengar berita itu" atau "Dia kelelot karena salah membuat kue". Dalam konteks ini, kata "kelelot" digunakan untuk menunjukkan kekecewaan atau ironi.

Relevansi Kata "kelelot" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kelelot" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam situasi yang santai, orang sering menggunakan kata ini untuk menunjukkan kebahagiaan atau kekecewaan. Misalnya, "Saya kelelot karena mendapatkan hadiah itu" atau "Saya kelelot karena gagal dalam tes". Dalam konteks ini, kata "kelelot" digunakan untuk mengekspresikan emosi dan membuat situasi lebih santai.