Arti Kata "rebak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rebak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rebak

re·bak v, me·re·bak v meleleh (air mata): air matanya ~ mendengar kabar itu

1re·bak /rébak/ a robek panjang (kain, layar, dsb); luka dalam (kena pisau dsb)

2re·bak /rébak/ v, me·re·bak v 1 menjalar atau menular (tt penyakit); tersebar atau tersiar (tt kabar dsb); 2 meluas atau merembet (tt api, perang): ajakan itu dikumandangkan berkaitan dng ~ nya penggunaan kekerasan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rebak"

📝 Contoh Penggunaan kata "rebak" dalam Kalimat

1.Orang tua saya meleleh air mata setelah mendengar kabar itu.
2.Ibu saya meleleh air mata ketika melihat anaknya terjatuh.
3.Pada pertandingan sepak bola, pemain lawan meleleh air mata karena kehilangan pertandingan.
4.Anak kecil itu meleleh air mata karena tidak dapat ikut liburan keluarga.
5.Perjuangan para pelajar untuk memenangkan kompetisi olahraga memang membuat mereka meleleh air mata.

📚 Artikel terkait kata "rebak"

Mengenal Kata 'rebak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rebak" - Mengenali Emosi yang Tersembunyi

Kata "rebak" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks emosi. Pada awalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan air mata yang meleleh karena emosi yang mendalam. Dalam sejarah, kata "rebak" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan oleh masyarakat, terutama dalam kesempatan-kesempatan yang mendalam.

Contoh Penggunaan Kata "rebak" dalam Kalimat yang Alami

Kata "rebak" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan emosi yang sangat mendalam. Misalnya, "Air matanya ~ mendengar kabar itu" atau "Dia tidak bisa ~ mengetahui bahwa saudaranya telah meninggal." Dalam kalimat-kalimat ini, kata "rebak" digunakan untuk menggambarkan air mata yang meleleh karena emosi yang mendalam. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih umum, seperti "Ketika saya mendengar kabar itu, air matanya ~."

Relevansi Kata "rebak" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "rebak" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam mengenali dan menghadapi emosi yang mendalam. Dalam budaya Indonesia, kata ini telah menjadi bagian dari bahasa yang digunakan oleh masyarakat, terutama dalam kesempatan-kesempatan yang mendalam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali dan memahami kata "rebak" dalam konteks emosi yang sangat mendalam. Dengan demikian, kita dapat lebih mudah menghadapi emosi yang mendalam dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang sulit.