Arti Kata "bongmeh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bongmeh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bongmeh

bong·meh /bongméh/ Cn v, mem·bong·meh v 1 merasai debar jantung dng meraba pergelangan tangan; 2 mengajuk (hati atau pendapat orang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bongmeh"

📝 Contoh Penggunaan kata "bongmeh" dalam Kalimat

1.Saya merasa debar jantung ketika melihat film horor itu, jadi saya memutuskan untuk tidak menontonnya.
2.Saya tidak bisa mengajukkan pendapatku kepada teman saya, karena saya rasa dia tidak akan menghargai pendapatku.
3.Dalam latihan olahraga, kita harus bisa mengajukkan diri untuk meningkatkan kemampuan kita.
4.Saya merasa bongmeh setelah mendengar kabar buruk itu, jadi saya memutuskan untuk tidak pergi ke acara itu.
5.Dalam novel itu, tokoh utama mengalami bongmeh ketika melihat kehidupan masa lalunya.

📚 Artikel terkait kata "bongmeh"

Mengenal Kata 'bongmeh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bongmeh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bongmeh" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia, yaitu merasai debar jantung dengan meraba pergelangan tangan atau mengajuk hati orang lain. Kata ini memiliki konteks historis yang terkait dengan kebiasaan masyarakat lama yang menggunakan pergelangan tangan sebagai cara untuk memahami kondisi tubuh. Bongmeh juga memiliki konotasi yang lebih luas, yaitu mengajuk hati orang lain. Hal ini dapat terjadi ketika kita merasa khawatir atau takut akan keadaan yang sedang terjadi. Dalam konteks ini, bongmeh dapat menjadi inspirasi untuk kita menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang tepat. bongmeh dalam kehidupan sehari-hari memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika kita merasa takut akan ujian atau tugas yang harus diselesaikan, kita dapat menggunakan bongmeh sebagai cara untuk mengajuk hati dan meningkatkan motivasi. Selain itu, bongmeh juga dapat digunakan sebagai cara untuk memahami perasaan orang lain dan meningkatkan empati. Dalam beberapa kalimat, kita dapat melihat penggunaan kata "bongmeh" sebagai berikut: Ketika aku merasai debar jantung, aku langsung meraba pergelangan tanganku untuk memastikan bahwa aku tidak memiliki masalah. Namun, aku tidak bisa mengajuk hati temanku yang sedang menghadapi kesulitan. Aku sangat khawatir akan keadaan ekonomi Indonesia, jadi aku melakukan bongmeh untuk memastikan bahwa aku memiliki rencana yang tepat. Dalam budaya Indonesia modern, bongmeh memiliki makna yang lebih luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Oleh karena itu, kita harus lebih bijak dalam menggunakan kata "bongmeh" dan memahami maknanya yang benar.