Arti Kata "majikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "majikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

majikan

ma·ji·kan n 1 orang atau organisasi yg menyediakan pekerjaan untuk orang lain berdasarkan ikatan kontrak; 2 orang yg menjadi atasan (yg kuasa memerintah bawahan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "majikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "majikan" dalam Kalimat

1.Karyawan tersebut memiliki hak yang sama dengan karyawan lainnya di bawah majikan yang sama.
2.Dia akan mencari pekerjaan baru karena tidak suka dengan majikan yang keras.
3.Dalam pelajaran sejarah, majikan sering dilihat sebagai simbol kekuasaan dan kemakmuran.
4.Pada zamannya, pekerjaan sebagai majikan dianggap sebagai prestise dan kehormatan.
5.Dia mengajarkan anaknya tentang pentingnya memilih majikan yang baik dan adil sebelum bekerja.

📚 Artikel terkait kata "majikan"

Mengenal Kata 'majikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "majikan" - Aspek Penting dalam Dunia Kerja

Sejarah dan Konteks Makna

Kata "majikan" memiliki makna yang sangat penting dalam dunia kerja dan masyarakat Indonesia. Secara historis, kata ini berakar dari konsep master-servant atau tuan-hamba, di mana majikan memiliki otoritas untuk memerintah dan mengurus pekerjaan pekerja. Dalam konteks sosial, majikan biasanya dianggap sebagai pemberi pekerjaan dan pemasok sumber daya bagi pekerja. Dalam konteks ini, majikan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan pekerja.

Contoh Penggunaan Kata "majikan" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "majikan" sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, seorang pekerja yang bekerja di perusahaan besar mungkin akan menggunakan kata ini untuk mengacu pada bos atau atasan mereka. Contoh kalimat: "Saya harus meminta izin kepada majikan saya sebelum mengambil hari libur." Dalam kalimat ini, "majikan" digunakan untuk mengacu pada atasan pekerja. Contoh lain, jika seseorang membuka usaha sendiri dan memiliki karyawan, mereka juga dapat disebut sebagai majikan. Contoh kalimat: "Dia adalah majikan yang baik dan selalu memastikan kesejahteraan pekerjanya." Dalam kalimat ini, "majikan" digunakan untuk mengacu pada orang yang memberikan pekerjaan dan memastikan keamanan pekerja.

Relevansi Kata "majikan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "majikan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Dalam era modern ini, konsep majikan-pekerja tidak lagi hanya terbatas pada hubungan formal antara bos dan karyawan. Banyak orang yang memilih untuk bekerja sebagai freelancer atau wiraswasta, dan mereka juga dapat disebut sebagai majikan. Dalam hal ini, mereka memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan pekerja mereka. Dalam budaya Indonesia modern, kata "majikan" juga memiliki makna yang lebih luas. Banyak orang yang memandang majikan sebagai pemimpin atau atasan yang memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan bawahan mereka. Dalam konteks ini, majikan tidak hanya terbatas pada hubungan formal antara bos dan karyawan, tetapi juga dapat mengacu pada orang yang memiliki pengaruh atau otoritas dalam suatu komunitas atau organisasi.