Arti Kata "sumah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sumah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sumah

su·mah Ar a suka menceritakan kelebihan atau kehebatan diri sendiri kpd orang lain agar mendapat simpati; senang (mengharap) pujian: kita harus menjauhkan diri dr sifat ria dan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sumah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sumah" dalam Kalimat

1.Karyawan sumah dalam mempromosikan produk perusahaan sehingga penjualan meningkat.
2.Dia suka sumah di media sosial, mengharapkan banyak orang akan menyukai postnya.
3.Dalam buku sastra, tokoh utama sumah menunjukkan keangkuhannya karena berhasil menyelesaikan tugas sulit.
4.Pada hari ulang tahunnya, adik sumah dengan mengajak keluarga berkumpul dan makan bareng.
5.Dosen sumah memuji siswanya yang telah menyelesaikan proyek akhir dengan baik dan profesional.

📚 Artikel terkait kata "sumah"

Mengenal Kata 'sumah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sumah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sumah" adalah istilah yang cukup umum digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Menurut KBBI, "sumah" memiliki makna sebagai "su·mah Ar a suka menceritakan kelebihan atau kehebatan diri sendiri kpd orang lain agar mendapat simpati; senang (mengharap) pujian: kita harus menjauhkan diri dr sifat ria dan --". Dalam konteks ini, "sumah" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terlalu ingin mendapat perhatian dan pujian dari orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "Sumah" dalam Kalimat

Kata "sumah" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Dia terlalu suka menceritakan tentang keberhasilannya sehingga terkesan sumah dan tidak peduli dengan perasaan orang lain." - "Dia selalu ingin menjadi pusat perhatian dan seringkali terlihat sumah ketika tidak mendapat perhatian yang dia inginkan." - "Kita harus menghindari perilaku sumah dan lebih fokus pada perkembangan diri sendiri."

Relevansi Kata "Sumah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sumah" memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin kompleks dan kompetitif, banyak orang yang tergoda untuk menceritakan kelebihan dan kehebatan diri sendiri untuk mendapat perhatian dan pujian. Namun, perilaku ini dapat berdampak negatif pada hubungan sosial dan reputasi pribadi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda "sumah" dalam diri sendiri dan menghindarinya agar dapat memiliki hubungan sosial yang sehat dan reputasi yang baik.