Arti Kata "hukum perdata materiil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hukum perdata materiil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hukum perdata materiil

hukum perdata yang mengatur ihwal yang dilarang atau yang diharuskan, orang yang dapat dikenai hukum perdata, dan hukuman perdata yang dapat dijatuhkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hukum perdata materiil"

📝 Contoh Penggunaan kata "hukum perdata materiil" dalam Kalimat

1.hukum perdata materiil dijadikan acuan dalam menyelesaikan perkara kebendaan.
2.Dalam praktek sehari-hari, hukum perdata materiil sering digunakan untuk menyelesaikan sengketa properti.
3.hukum perdata materiil diatur dalam kitab undang-undang hukum perdata yang menjadi rujukan utama.
4.Pengadilan memiliki wewenang untuk menjatuhkan hukuman perdata materiil terhadap orang yang melanggar hukum.
5.Dalam ilmu hukum, hukum perdata materiil dianggap sebagai salah satu kategori hukum yang penting.

📚 Artikel terkait kata "hukum perdata materiil"

Mengenal Kata 'hukum perdata materiil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hukum Perdata Materiil" - Konsep yang Membentuk Hukum Perdata

Hukum perdata materiil adalah konsep hukum yang mengatur aspek-aspek materiil dalam hukum perdata. Dalam arti resmi, hukum perdata materiil mengatur tentang hal-hal yang dilarang atau yang diharuskan, orang yang dapat dikenai hukum perdata, dan hukuman perdata yang dapat dijatuhkan. Konsep ini memiliki akar sejarah yang dalam dan berhubungan dengan perkembangan hukum perdata di Indonesia. Hukum perdata materiil memiliki makna yang luas dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks historis, konsep ini berkembang dari hukum Romawi dan diadaptasi oleh bangsa Eropa pada abad ke-19. Di Indonesia, hukum perdata materiil telah digunakan sebagai dasar hukum perdata nasional. Dengan demikian, hukum perdata materiil memiliki peran penting dalam membentuk hukum perdata di Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata hukum perdata materiil dalam kalimat yang alami: - "Dalam hukum perdata materiil, individu yang melanggar hak milik orang lain dapat dikenai hukum perdata dan dikenakan hukuman perdata." - "Pengadilan dapat menggunakan hukum perdata materiil sebagai acuan dalam menangani sengketa hukum perdata." - "Dalam hukum perdata materiil, individu yang memiliki hak kekayaan intelektual dapat melindungi haknya melalui proses hukum." Konsep hukum perdata materiil memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, hukum perdata materiil digunakan sebagai dasar hukum perdata nasional. Dengan demikian, hukum perdata materiil memiliki peran penting dalam membentuk hukum perdata di Indonesia dan memastikan bahwa individu dapat menjalankan kegiatan ekonomi dan sosial secara sah dan aman.