Arti Kata "mulut kapuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mulut kapuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mulut kapuk

lubang lumbung padi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mulut kapuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "mulut kapuk" dalam Kalimat

1.Pertanian di desa ini memiliki lubang lumbung padi yang luas untuk menyimpan hasil panen.
2.Sebagai seorang petani, dia harus memastikan kebersihan mulut kapuk untuk menjaga kualitas padi.
3.Di masa lalu, mulut kapuk digunakan sebagai tempat penyimpanan padi yang aman dari hama.
4.Kepala desa menginstruksikan petugas untuk membersihkan mulut kapuk agar tetap bersih dan rapi.
5.Dalam budaya tradisional, mulut kapuk dipercaya sebagai tempat penyimpanan padi yang berkah dan suci.

📚 Artikel terkait kata "mulut kapuk"

Mengenal Kata 'mulut kapuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mulut kapuk" - Inspirasi dan Motivasi

Lubang lumbung padi, atau lebih populer dengan sebutan "mulut kapuk", merupakan istilah yang familiar di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan. Kata ini memiliki makna yang cukup spesifik, yaitu lubang kecil di bagian atas lumbung padi yang digunakan sebagai ventilasi udara masuk ke dalamnya. Mulut kapuk ini memainkan peran penting dalam menjaga kebersihan dan kualitas beras yang disimpan di dalam lumbung. Pada masa lalu, ketika sistem penanaman padi masih menggunakan cara tradisional, mulut kapuk berperan sebagai pengeluar udara panas dan uap air yang terkumpul di dalam lumbung. Dengan demikian, mulut kapuk membantu menjaga keamanan dan mutu beras yang disimpan. Bahkan, pada saat itu, mulut kapuk dianggap sebagai salah satu komponen penting dalam sistem penanaman padi. Dalam kehidupan sehari-hari, mulut kapuk masih relevan dan digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam kalimat "Tukang lumbung harus memastikan mulut kapuk tidak tertutup oleh dedaunan atau sampah", atau "Lumbung padi harus memiliki mulut kapuk yang cukup untuk menjaga kebersihan udara di dalamnya". Selain itu, dalam konteks modern, mulut kapuk juga dapat diartikan sebagai istilah kiasan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki lubang atau kelemahan tertentu.

Kata yang Mirip

mulut kapuk dapat ditutup