Arti Kata "membruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "membruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

membruk

mem·bruk ? mambruk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "membruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "membruk" dalam Kalimat

1.Pemerintah memberikan bantuan untuk membruk desa-desa yang terdampak bencana alam.
2.Dalam proses pembangunan jalan, pihak konstruksi perlu membruk tanah untuk membuat fondasi yang kuat.
3.Ibu membruk pakaian anaknya sebelum dia pergi ke sekolah.
4.Pada masa lalu, orang-orang di pedalaman membruk kayu untuk membuat rumah dan peralatan sehari-hari.
5.Arsitek menggunakan komputer untuk membruk desain bangunan yang akan dibangun di kota besar.

📚 Artikel terkait kata "membruk"

Mengenal Kata 'membruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "membruk" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "membruk" memiliki makna umum sebagai tindakan menghalangi atau mengganggu seseorang atau sesuatu, terutama dalam konteks sosial. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan dalam bahasa Indonesia kuno untuk menggambarkan perilaku yang tidak senonoh atau berani. Dalam masyarakat tradisional, "membruk" biasanya dikaitkan dengan perilaku orang yang tidak taat peraturan atau tidak menghargai adab.

Penggunaan Kata "membruk" dalam Kalimat

Kata "membruk" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Dia membruk saya saat saya sedang berbicara di depan kelas." Dalam kalimat ini, kata "membruk" digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang mengganggu pembicaraan. Atau, "Mereka membruk kami dengan membiarkan sapi mereka liar-liar di jalan." Dalam kalimat ini, kata "membruk" digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "membruk" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sopan atau tidak menghargai orang lain. Misalnya, "Dia membruk teman-tamannya dengan tidak mengucapkan selamat ulang tahun." Dalam konteks budaya, kata "membruk" dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak menghargai kebudayaan atau adat istiadat. Misalnya, "Mereka membruk tradisi kami dengan tidak menghormati hari raya." Dengan demikian, kata "membruk" tetap relevan dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari di Indonesia.