Arti Kata "kosmopolitanisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kosmopolitanisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kosmopolitanisme

kos·mo·po·li·tan·is·me n paham (gerakan) yg berpandangan bahwa seseorang tidak perlu mempunyai kewarganegaraan, tetapi menjadi warga dunia; paham internasional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kosmopolitanisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "kosmopolitanisme" dalam Kalimat

1.kosmopolitanisme adalah prinsip dasar pendidikan internasional yang menggambarkan kemampuan beradaptasi.
2.Dalam kesempatan berbicara, dia menekankan pentingnya mengembangkan kosmopolitanisme dalam masyarakat global.
3.Paham kosmopolitanisme telah menjadi bagian dari ideologi internasionalisasi kebudayaan.
4.kosmopolitanisme adalah semangat yang dibutuhkan untuk membangun kerjasama antarnegara yang lebih erat.
5.Pendidikan kosmopolitanisme akan membantu siswa menjadi warga dunia yang lebih terbuka dan peduli.

📚 Artikel terkait kata "kosmopolitanisme"

Mengenal Kata 'kosmopolitanisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kosmopolitanisme" - Inspirasi Global dan Warga Dunia

Kata "kosmopolitanisme" memiliki makna yang sangat luas dan dalam. Dalam konteks historis, kosmopolitanisme berkembang sebagai paham yang berusaha mengatasi perbedaan antarbangsa dan antarbudaya. Konsep ini muncul sebagai reaksi terhadap nasionalisme yang kental pada abad ke-19. Paham kosmopolitanisme menekankan pentingnya menjadi warga dunia, bukan hanya warga negara tertentu.

Definisi dan Penggunaan Kata Kosmopolitanisme

Dalam definisi resmi, kosmopolitanisme adalah paham (gerakan) yang berpandangan bahwa seseorang tidak perlu mempunyai kewarganegaraan, tetapi menjadi warga dunia; paham internasional. Dalam praktiknya, kosmopolitanisme dapat diartikan sebagai sikap yang terbuka terhadap perbedaan budaya dan bangsa lain. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kosmopolitanisme dalam kalimat yang alami: "Dia adalah contoh orang kosmopolitan yang senang berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang." "Festival musik internasional di kota kita memperlihatkan wajah kosmopolitanisme yang nyata." "Kosmopolitanisme adalah nilai yang penting dalam masyarakat global yang kita tempati."

Kosmopolitanisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata kosmopolitanisme memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kosmopolitanisme dapat diartikan sebagai sikap yang terbuka terhadap perbedaan dan persatuan. Dengan kata lain, menjadi kosmopolitan berarti kita harus dapat menerima perbedaan dan memiliki toleransi terhadap budaya lain. Dengan demikian, kosmopolitanisme dapat membantu kita menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan bahagia.