Arti Kata "nazar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nazar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nazar

na·zar n janji (pd diri sendiri) hendak berbuat sesuatu jika maksud tercapai; kaul: ia mempunyai -- , kalau anaknya lulus, ia akan mengadakan selamatan;
ber·na·zar v berjanji akan berbuat sesuatu jika maksud tercapai; mengucapkan nazar; mempunyai kaul: ia ~ , kalau anaknya sembuh, hendak bersedekah;
me·na·zar·kan v menjanjikan (dng nazar); menjadikan nazar (kaul)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nazar"

📝 Contoh Penggunaan kata "nazar" dalam Kalimat

1.Orang tua mempunyai nazar untuk mengadakan selamatan jika anaknya lulus ujian.
2.Mereka berjanji akan memperbaiki jalan jika hujan tidak turun.
3.Ia mempunyai nazar untuk bersedekah jika anaknya sembuh dari penyakit.
4.Pengusaha menazar untuk menambahkan gaji karyawan jika bisnisnya sukses.
5.Pada acara pernikahan, orang tua mempunyai nazar untuk membelikan rumah baru jika anaknya bahagia.

📚 Artikel terkait kata "nazar"

Mengenal Kata 'nazar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nazar" - Janji untuk Kebanggaan

Kata "nazar" seringkali dihubungkan dengan perayaan atau momen spesial dalam kehidupan seseorang. Dalam bahasa Indonesia, "nazar" memiliki makna sebagai janji diri sendiri untuk melakukan sesuatu jika maksud tertentu tercapai. Misalnya, seseorang dapat menyatakan nazar untuk mengadakan selamatan jika anaknya lulus ujian. Dengan demikian, kata "nazar" mengandung makna sebagai kaul atau komitmen diri sendiri. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata "nazar" memiliki latar belakang yang unik. Dalam beberapa tradisi, penyataan nazar dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kepercayaan diri dan kemampuan seseorang. Misalnya, seseorang dapat menyatakan nazar untuk melakukan sesuatu jika mereka berhasil mengatasi kesulitan tertentu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "nazar" dalam kalimat yang alami: - "Saya punya nazar untuk berlari maraton jika saya berhasil menyelesaikan proyek ini." - "Ibu saya mempunyai nazar untuk berziarah ke tanah suci jika cucunya lulus ujian." - "Saya akan berna·zar untuk berdonasi jika saya berhasil menyelesaikan tes ini." Kata "nazar" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa tradisi, penyataan nazar dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kepercayaan diri dan kemampuan seseorang. Dengan demikian, kata "nazar" dapat menjadi inspirasi bagi seseorang untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri mereka.