Arti Kata "mukah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mukah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mukah

mu·kah n 1 Huk perbuatan sanggama secara tidak sah antara laki-laki atau perempuan yg telah menikah dng seseorang yg berlainan jenis yg belum menikah; 2 zina;
ber·mu·kah v berhubungan intim secara tidak sah dng wanita atau laki-laki yg telah menikah; berzina; bergendak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mukah"

📝 Contoh Penggunaan kata "mukah" dalam Kalimat

1.Pengadilan menangguhkan proses hukum terhadap wanita yang mengaku berhubungan intim dengan suami orang lain.
2.Pada masa lalu, zina dianggap sebagai perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh masyarakat.
3.Pengajar memberikan pelajaran tentang konsep hukum yang melarang perbuatan zina di kelas.
4.Pengacara mengajukan banding kepada pengadilan atas keputusan hukum yang memenjarakan pelaku zina.
5.Pada film tersebut, seorang wanita dituduh melakukan zina dan dipenjarakan karena perbuatannya.

📚 Artikel terkait kata "mukah"

Mengenal Kata 'mukah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mukah" - Hukum dan Konsekuensi

Kata "mukah" seringkali dikaitkan dengan terminologi hukum dan moralitas dalam masyarakat. Dalam arti resmi, mukah merujuk pada perbuatan sanggama secara tidak sah antara laki-laki dan perempuan yang telah menikah atau masih menikah. Fenomena ini telah ada sejak zaman kuno dan masih relevan hingga hari ini, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam sejarah, mukah seringkali dianggap sebagai pelanggaran norma sosial dan moralitas. Banyak masyarakat yang masih memahami bahwa perbuatan mukah adalah tindakan yang tidak pantas dan dapat menimbulkan konsekuensi yang berat. Pada masa lalu, perbuatan mukah seringkali dihukum dengan keras, bahkan dapat menyebabkan hukuman mati. Contoh penggunaan kata mukah dalam kalimat yang alami adalah: - Perbuatan mukah antara laki-laki dan perempuan yang masih menikah dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang berat. - Masyarakat yang masih menganut agama Islam menganggap mukah sebagai tindakan yang diharamkan oleh Allah SWT. - Perbuatan mukah dapat menimbulkan dampak negatif pada keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Dalam kehidupan sehari-hari, mukah masih menjadi topik yang sensitif dan kontroversial. Banyak orang yang masih menganggap mukah sebagai tindakan yang tidak pantas dan dapat menimbulkan konsekuensi yang berat. Namun, perlu diingat bahwa setiap individu memiliki kebebasan untuk memilih dan menentukan pilihan hidupnya sendiri.