Arti Kata "karar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "karar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

karar

ka·rar kl 1 a tenang; tenteram; aman: hendaklah senantiasa -- hatinya; 2 a tetap tenang: maka negeri Malaka pun -- lah pd zaman Laksamana menjadi hulubalang itu; 3 v menetap; berdiam di: Sultan itu pindahlah ke istana barunya, -- lah dia di sana selama-lamanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "karar"

📝 Contoh Penggunaan kata "karar" dalam Kalimat

1.Setiap warga negara harus selalu menjaga hatinya agar senantiasa karar dalam menghadapi tantangan hidup.
2.Saat perang pecah, rakyat tetap karar dan menunjukkan semangat kekuatan mereka.
3.Di masa sekarang, banyak orang yang suka mengganti tempat kerja mereka, tetapi sebenarnya lebih baik karar di satu tempat saja.
4.Ketika menghadapi musibah, seorang ibu karar dan tidak terlalu terganggu oleh kejadian tersebut.
5.Dalam menjalani hidup, kita harus karar dan sabar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

📚 Artikel terkait kata "karar"

Mengenal Kata 'karar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Karar" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata karar memiliki makna yang sangat penting dalam konteks kehidupan sehari-hari. Secara umum, kata ini berarti tenang, tenteram, dan aman. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, kata ini juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu menetap dan berdiam di suatu tempat. Dalam zaman kolonial, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan negeri Malaka yang menjadi hulubalang di bawah pimpinan Laksamana.

Contoh Penggunaan Kata "Karar" dalam Kalimat

Kata karar dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan keadaan yang tenang dan stabil. Misalnya, "Hendaklah senantiasa dalam karar hati untuk menghadapi tantangan hidup." Atau, "Maka negeri Malaka pun kararlah pd zaman Laksamana menjadi hulubalang itu." Contoh lainnya, "Sultan itu pindahlah ke istana barunya, kararlah dia di sana selama-lamanya."

Relevansi Kata "Karar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata karar memiliki relevansi yang sangat penting dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam era globalisasi yang sangat dinamis, kita seringkali dihadapkan dengan situasi yang tidak terduga. Namun, dengan memiliki karar hati dan jiwa, kita dapat menghadapi tantangan tersebut dengan lebih tenang dan stabil. Selain itu, kata karar juga memiliki makna yang konsisten dengan filosofi hidup yang mengutamakan ketenangan dan keseimbangan dalam kehidupan.