Arti Kata "tengil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tengil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tengil

te·ngil a menyebalkan (tt sikap dan kelakuan): sudah malas -- pula, membuat orang bertambah benci padanya;
me·ne·ngil v menyembul (menonjol) sedikit: jangan dipalu seluruhnya, biarkan paku itu agak ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tengil"

📝 Contoh Penggunaan kata "tengil" dalam Kalimat

1.Kehadirannya di kantor saja sudah cukup menyebalkan bagi rekan kerjanya.
2.Dia tidak bisa menyelesaikan tugasnya karena malas, membuat bos marah.
3.Paku itu agak menyembul dari kayu, sehingga tidak bisa dipaku sepenuhnya.
4.Keluarga itu merasa malu karena anaknya selalu menunjukkan sikap yang menyebalkan.
5.Dia harus lebih berhati-hati saat memasak, karena bumbu itu sudah agak menyembul dari panci.

📚 Artikel terkait kata "tengil"

Mengenal Kata 'tengil' - Inspirasi dan Motivasi

Tengil: Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "tengil" memiliki makna yang spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu menyebalkan atau membuat orang bertambah benci. Dalam konteks historis, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan sikap atau kelakuan seseorang yang dianggap tidak menyenangkan atau tidak sopan. Di masa lalu, kata ini mungkin digunakan dalam konteks budaya atau sosial untuk menggambarkan perilaku yang tidak diinginkan. Menyebalkan adalah salah satu makna utama dari kata "tengil". Ketika seseorang melakukan sesuatu yang tengil, maka orang lain akan merasa tidak nyaman atau marah. Contoh penggunaan kata "tengil" dalam kalimat yang alami adalah: "Sikapnya yang tengil membuat saya tidak ingin berada di sampingnya lagi." Atau, "Perilaku anak ini sangat tengil, dia selalu meminta sesuatu tanpa menyebutkan terima kasih." Kata "tengil" juga digunakan dalam konteks yang berbeda, seperti menggambarkan sesuatu yang menyembul atau menonjol. Contoh penggunaan kata "tengil" dalam kalimat yang alami adalah: "Jangan dipalu seluruhnya, biarkan paku itu agak tengil dengan kayu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini mungkin digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam tulisan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tengil" masih memiliki makna yang penting. Dalam konteks sosial, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan sikap atau perilaku yang tidak diinginkan. Dalam konteks budaya, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak biasa atau tidak umum. Dengan demikian, kata "tengil" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.