Arti Kata "tumbas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tumbas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tumbas

tum·bas ark a habis sama sekali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tumbas"

📝 Contoh Penggunaan kata "tumbas" dalam Kalimat

1.Di awal tahun, pemerintah menutup sementara beberapa pasar tradisional karena kebersihan yang tidak memadai.
2.Pemerintah berencana untuk menutup seluruh kawasan industri yang tidak memenuhi standar lingkungan.
3.Saya tidak pernah bertemu dengan seseorang yang benar-benar tumbas, tidak memiliki uang sama sekali.
4.Karena kerusakan yang parah, pemerintah akhirnya menutup semua akses ke kawasan tersebut.
5.Pada saat itu, masyarakat yang miskin tidak memiliki uang makan, mereka benar-benar tumbas, tidak ada yang bisa mereka makan.

📚 Artikel terkait kata "tumbas"

Mengenal Kata 'tumbas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tumbas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **tumbas** seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan keadaan yang telah benar-benar habis. Dalam konteks historis, kata ini memiliki latar belakang yang kaya, karena seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat ekstrem, seperti kekeringan atau bencana alam. Dalam masyarakat Indonesia, kata **tumbas** sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat buruk, seperti kekalahkan dalam suatu pertandingan atau gagal dalam mencapai tujuan. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata **tumbas** seringkali digunakan dalam kalimat-kalimat yang menggambarkan keadaan yang sangat ekstrem. Contohnya, "Kami telah **tumbas** uang untuk membeli tiket pesawat", atau "Tim sepak bola kita telah **tumbas** dalam pertandingan akhir". Kata ini juga seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat buruk, seperti "Saya telah **tumbas** harapan untuk mencapai tujuan", atau "Kami telah **tumbas** sumber daya untuk menyelesaikan proyek". Dalam kehidupan sehari-hari, kata **tumbas** memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat ekstrem atau sangat buruk. Dalam konteks ini, kata **tumbas** menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk tidak menyerah dan terus berusaha. Dengan menggunakan kata **tumbas**, orang dapat menggambarkan keadaan yang sangat buruk dan menemukan motivasi untuk melanjutkan perjuangan.