Arti Kata "antropofagi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "antropofagi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

antropofagi

an·tro·po·fa·gi n Antr adat memakan daging manusia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "antropofagi"

📝 Contoh Penggunaan kata "antropofagi" dalam Kalimat

1.Makanan yang diperoleh dari makanan manusia lainnya merupakan contoh antropofagi.
2.Dalam beberapa budaya, antropofagi dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang sudah meninggal.
3.antropofagi juga dapat terjadi secara tidak sengaja, seperti ketika seseorang mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi dengan jaringan manusia.
4.Dalam beberapa kasus, antropofagi disebabkan oleh kekurangan sumber daya makanan dan menjadi alternatif yang lebih mudah ditemukan.
5.antropofagi dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental dan fisik seseorang.

📚 Artikel terkait kata "antropofagi"

Mengenal Arti Kata Antropofagi: Definisi dan Contoh Lengkap

Antropofagi adalah praktik makanan manusia lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Istilah ini berasal dari kata Yunani 'anthropos' yang berarti manusia dan 'phagein' yang berarti makan.

Antropofagi dapat terjadi dalam bentuk yang berbeda-beda, seperti makanan yang diperoleh dari jaringan manusia, seperti otot, tulang, atau organ lainnya. Dalam beberapa budaya, antropofagi dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang sudah meninggal.

Antropofagi juga dapat terjadi secara tidak sengaja, seperti ketika seseorang mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi dengan jaringan manusia. Hal ini dapat menyebabkan penyebaran penyakit menular.

Antropofagi dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental dan fisik seseorang, serta dapat mempengaruhi perilaku sosial dan budaya masyarakat.